Berita Utama

Menggemparkan, Ilmuwan Ciptakan Embrio Campuran Babi dan manusia

Embrio babi dan Manusia

 

SEJAGAD, mediakita.co – Kelompok Ilmuwan dari Salk Institute berhasil menciptakan embrio campuran babi dan manusia untuk pertama kalinya. Keberhasilan itu disambut gembira oleh para ilmuwan yang bergerak dalam bidang genetika, kedokteran, dan sel punca.

Embrio Camuran tersebut terdiri dari 99,999 persen sel babi dan 0,001 persen sel manusia. Namun demikian, sejumlah ilmuwan lain menggaris bawahi adanya tantangan etika dan dampak tak terduga dari riset kontroversial itu.

Juan Carlos Izpisua Belmonte dari Salk Institute yang memimpin proyek itu menerangkan, embrio campuran babi dan manusia itu dibuat dengan teknik transplantasi sel punca.

Sel punca manusia – sel potensi tinggi yang mampu berkembang menjadi beragam jaringan – dicangkokkan dalam embrio babi. Embrio dengan sel punca manusia lantas dimasukkan dalam kandungan babi dan dibiarkan berkembang selama sebulan sebelum digugurkan.

Dalam sebulan, penelitian menunjukkan, proses pembuatan embrio campuran dengan teknik itu sangat tidak efisien. Dari 2.075 embrio yang dicangkokkan, hanya 186 yang bisa berkembang hingga 28 hari.

Meski demikian, sel-sel manusia terlihat berfungsi dan berpotensi berkembang dengan baik.

“Ini pertama kalinya sel manusia terlihat berkembang dalam hewan berukuran besar,” katanya.

Tentang inefisiensi, Belmonte mengatakan, itu terkait evolusi babi dan manusia yang terpaut jauh. Perkembangan janin babi dan manusia juga berbeda jauh. Babi hanya butuh 4 bulan dari embrio hingga bayi sementara manusia butuh 9 bulan.

“Ini seperti jalan bebas hambatan di mana satu mobil bergerak lebih cepat dari yang lain, ada kemungkinan terjadi kecelakaan,” ungkapnya seperti yang dilansir oleh BBC.

Oleh : Fatah

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top