3 Juta Data Penerima Subsidi Gaji Telah Diserahkan, 1,9 Juta Orang Sudah Cair, Kamu Termasuk?
Foto : Ilustrasi

JAKARTA, mediakita.co- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut  sejak 27 Agustus lalu sudah ada 1,9 juta penerima bantuan subsidi gaji.  Sejalan dengan itu, proses pengiriman subsidi gaji terus dijalankan.

“Kemarin ada sekitar 1,9 juta yang sudah terdistribusi. Selebihnya Itu memang ada data yang misal rekeningnya itu tidak aktif. Kami kembalikan ke BPJS Ketenagakerjaan untuk disampaikan kepada para kerjanya,” Jelas Ida.

Kemenaker, menurut Ida, mengacu data pada BPJS Ketenagakerjaan. Sebelumnya, BPJS sudah memberikan 2,5 juta data ke pemerintah. Meski demikian, menurut Ida, tidak semua datanya valid.

Menurutnya, target 15,7 juta orang penerima subsidi gaji, pada pertengahan September 2020 dapat tercapai.

“Jadi kami sampaikan disini kepada teman-teman pekerja serahkan nomor rekening yang aktif itu yang paling penting sehingga mempermudah kami untuk mentransfer ke teman-teman pekerja,” sebut Ida.

Ada Kendala

Ida mengungkapkan bahwa data sebanyak 3 juta calon penerima bantuan subsidi gaji/upah (BSU) dari BPJS Ketenagakerjaan untuk batch atau tahap kedua telah diterimanya. Sayangnya, data tersebut ternyata masih ada yang kurang. Sehingga proses ini bisa menjadi kendala dalam proses distribusi.

BACA JUGA :  Panglima TNI: Prajurit Jangan Sakiti Hati Rakyat

“Yang kami butuhkan sekarang adalah penyerahan berita acara dan surat pernyataan (dari BPJS Ketenagakerjaan-red) bahwa data itu adalah benar adanya, data itu valid, itu yang dibutuhkan sebagai dasar kami untuk melakukan meneruskan ke KPPN,”jelasnya

Sementara menurut Ida, sesuai prosedur setelah Kemenaker menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan, maka Kemnaker akan melakukan cek untuk melihat kesesuaian datanya. Jika tidak valid, seperti data rekening salah maka akan dikembalikan ke BPJS Ketenagakerjaan.

Penulis : Tim redaksi