PEMALANG, mediakita.co- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pemalang dibawah kepimpinan dr. Noor Faizah Maenofie, membawa paradigma yang berbeda, Jumat (5/12/2025).
TP-PKK Kabupaten Pemalang saat ini, tidak lagi mengedepankan kegiatan yang hanya serimonal ataupun simbolis semata.
Kini, kegiatan-kegiatan disusun lebih komperhensif dan berdampak langsung ke masyarakat.
Hal itu sejalan dengan paradigma baru yang dibawa Dokter Nofie (sapaan akrab Ketua TP-PKK Kabupaten Pemalang).
“Kegiatan kami (TP-PKK Kabupaten Pemalang) tidak lagi sekedar seremonial saja. Kami ingin agar kegiatannya itu lebih memberi impact (dampak) positif ke masyarkat,” ujarnya.
Membantu Pemerintah Daerah
Untuk itu, sejumlah program aksi pun sudah disusun, seperti konservasi lingkungan, pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga.
“Lingkungan, melalui program ‘RABU PON’ atau dalam kepanjangannya itu Gerakan Ibu-ibu Menanam Pohon, kami ikut membantu pelestarian alam,” jelas Ketua TP-PKK Kabupaten Pemalang.
“Kemudian, kami juga terus memacu agar kasus kekerasan perempuan dan anak di Pemalang itu turun. Kami terus monitoring dan membantu mencegah kasus terjadi. Begitu juga masalah lain, tingginya kasus perceraian, stunting dan ibu yang butuh asupan gizi serta anak putus sekolah, kami juga ikut berpartisipasi membantu pemerintah daerah untuk menyelesaikannya,” tambahnya.
Partisipasi Aktif
Tak sampai disitu saja, TP-PKK Kabupaten Pemalang juga ikut aktif dalam program kesehatan, yaitu Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Selanjutnya, dalam perekonomian. TP-PKK Kabupaten Pemalang, menggelar pasar murah.
Kata Ketua TP-PKK Kabupaten Pemalang, pasar murah yang digelar organisasinya itu, bisa mengendalikan inflasi daerah.
Oleh: Arief Syaefudin











