Ada Pohon Impian di Kalisaleh, Siswa SD Rebutan Tempel Cita-cita
Ada Pohon Impian di Kalisaleh, Siswa SD Rebutan Tempel Cita-cita

Belik, mediakita.co – Dua lembar kertas lamping warna coklat ditempelkan. Sementara kertas warna-warni beragam pola dibagikan kepada siswa-siswa di SDN 1 Kalisaleh. Tak ada bapak dan ibu guru di ruang kelas itu, peran mereka diambil alih oleh sosok yang mengenakan jas almamater warna biru. Rupanya mereka adalah kakak-kakak mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Pemalang (IMP) Undip Semarang.

“Hayo adik-adik besok gedhe mau jadi apa? Yuk dituliskan dikertas warna-warni itu lalu di tempelkan di pohon impian ini,” terang salah seorang mahasiswa.

Suasana sekejap hening, para siswa langsung mulai menerawang dalam awang-awang tentang masa depannya, tangan-tangan mungil mereka sibuk menuangkan cita-cita mereka.

“Dokter,”tulis seorang anak dalam kertas berpola itu sembari menempelkan di pohon impian.

Itulah sekilas gerakan IMP Undip mengajar yang dilakukan di Desa Kalisaleh Belik. Puluhan Mahasiswa bergerak memberikan pengajaran kepada masyarakat.

“Di sini temen temen mahasiswa kegiatannya membuat pohon impian untuk ditempel tulisan dari cita – cita siswa, setelah semua cita cita tertempel di pohon impian, nanti kakak kakak mahasiswa memberikan praktek langsung mengenai apa yang dicita citakan siswa, semisal cita-citanya dokter iya nanti praktik jadi dokter,” Tambah Presiden IMP Undip, Riski.

BACA JUGA :  Saat Sampah Upacara Bendera Jadi Hadiah Hari Kemerdekaan Ke-70 RI

Kegiatan di Kalisaleh ini sebagai pembuka rangkaian kegiatan. Kegiatan ini untuk memeriahkan HUT ke-70 RI dengan tema IMP Undip mengajar sekaligus memberikan sedikit ilmu kepada masyarakat. Diharapkan dengan adanya pembelajaran dan pengarahan mengenai cita – cita bisa memotivasi siswa untuk terus belajar dengan giat agar cita – citanya bisa tercapai.

“Selain kegiatan ini, nanti juga ada kegiatan lain dari tanggal 15 sampai 18 Agustus seperti lomba tujuhbelasan, donor darah, khitan masal, karnaval di kecamatan, nonton film perjuangan, serta sosialisasi tentang kesehatan,” Pungkas Riski.(Ikrom)