Akselerasi Vaksinasi Jawa Tengah, Beberapa Warga di Pemalang Terkendala Masalah Data Kependudukan

MEDIAKITA.CO, Pemalang – Program vaksinasi di Jawa Tengah baru mencapai 18,83 persen. Dari target 28 juta warga yang jadi target, baru sekitar 5,4 juta warga yang telah divaksin.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau vaksinasi di GOR Satria Purwokerto, Agustus 2021 lalu dilansir laman jatengprov.

Untuk menyikapi hal tersebut, jajaran OPD Pemkab Pemalang menggelar vaksinasi di beberapa pedukuhan di Desa Bojongnangka, diantaranya Dusun lV, Dusun V dan Dusun Vl. Pelaksanaan vaksinasi tersebut bertempat di rumah Suharto Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Sabtu (15/1/2022).

Sekda Kabupaten Pemalang, Arifin mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung percepatan program Akselerasi Vaksinasi Jawa Tengah.

ajibpol

“Kami himbau agar masyarakat sadar dan siap ikut vaksin, karena ini untuk kesehatan kita dan masyarakat itu sendiri, ” ungkapnya.

Menurut Kepala Desa Bojongnangka, Wahmu, Akselerasi program vaksinasi yang diselenggarakan oleh jajaran OPD Kabupaten Pemalang dibantu Pemdes Bojongnangka dengan memperdayakan para Kader.

“Alhamdulilah hari ini warga yang hadir kurang lebih tercatat 140 orang,” ucap Kades Wahmu kepada Mediakita.

BACA JUGA :  Anggota Polisi Berintegritas. Ini Salah Satu Caranya

Sebanyak 108 orang berhasil divaksin, sedangkan sisanya tidak tervakin karena rentan panyakit dan masalah data kependudukan.

“Karena ketika petugas menginput NIK Nomor Induk Kependudukan, justru yang muncul nama orang lain. Terjadi double NIK, NIK tersebut sudah digunakan orang lain. Kejadian ini dialami puluhan warga dengan kendala yang sama,” jelas Wahmu.

Ia berharap masalah tersebut agar ditindaklanjuti secepatnya oleh pihak yang terkait. (rae)