Bak Tersisih : Untuk Kali Pertama, Atlet Difabel Dilepas PLT Bupati Ikuti Kejurprov

Bak Tersisih : Untuk Kali Pertama, Atlet Difabel Dilepas PLT Bupati Ikuti Kejurprov
Plt. Bupati Pemalang Mansur Hidayat beserta Istri, Shanti Rosalia Mansur, didampingi kepala Disparpora Mualip, sesaat acara pelepasan atlet difabilitas NPCI Pemalang.

PEMALANG, mediakita.co- Plt. Bupati Pemalang, Mansur Hidayat secara resmi melepas kontingen olahraga  penyandang disabilitas yang akan berangkat mengikuti Kejuaraan Olahraga Provinsi (Kejurprov) National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) Provinsi Jawa Tengah 2022, di Solo, Selasa-Kamis (25-27/10/22).

Ternyata, acara pelepasan para atlet difabilitas ini menjadi kali pertama dalam sejarah NPCI Kabupaten Pemalang. Meskipun atlet difabilitas NPCI Pemalang pernah mengahrumkan nama Daerah dengan menyabet juara tingkat nasional dan mendapat mendali emas Asean Games di Vietnam.

Lebih spesial, pelepasan para atlet penyandang difabilitas diselenggarakan di ruang peringgitan Kantor Bupati Pemalang, Minggu sore (23/10/22).

Didampingi Kepala Disparpora Mualip, Plt. Bupati Pemalang dan Istri, Shanti Rosalia Mansur menerima para atlet difabilitas ini dengan suasana yang akrab dan penuh kehangatan.

“Kita prihatin dan menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang akan mengikuti kejuaraan provinsi di Surakarta. Karena ini adalah membawa nama baik Kabupaten Pemalang,” kata Mansur dalam sambutannya.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Mansur menyatakan bahwa pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Pemalang akan memberi perhatian sama terhadap semua atlet-atlet Olahraga. Baik atlet yang dalam naungan KONI mapun NPCI.

“Kita perhatian semuanya. Tidak pilih-pilih, semua harus kita perhatikan,” tegasnya.

Menurutnya, kehadirannya secara pribadi dalam pelepasan tersebut sebagai bukti atas dukungannya kepada atlet-altlet NPCI Kabupaten Pemalang.

Semoga dukungan ini dapat menambah semangat. Pesan saya, jangan lupa siapkan mental, siapkan kesehatan dengan baik.

“Doa dan pesan saya, tetap bersemangat walaupun dalam keterbatasan. Dalam ajang kejuaraan ini, semoga mendapat prestasi yang terbaik,” tambahnya.

Lebih dari itu, Mansur juga menyampaikan akan menambah anggaran pembinaan bagi para atlet difabilitas. Melalui NPCI, Mansur berjanji akan menambah anggaran dari APBD Perubahan Kabupaten Pemalang Tahun 2022.

“Di anggaran perubahan ini, tadi sudah saya perintahkan kepada Kepala Disparpora Pemalang untuk menambah anggaran pembinaan,” kata Mansyur, disambut tepuk tangan oleh para atlet difabilitas yang Hadir dalam pelepasan tersebut.

Aditya Nugraha, ketua NPCI Kabupaten Pemalang secara khusus menyatakan terima kasih kepada Plt. Bupati Pemalang.

“Saya terharu akhirnya temen-temen atlet difabilitas mendapat kehormatan ini. Untuk itu, saya sangat berterima kasih kepada bapak Mansur, baik atas berkenannya melepas maupun perhatian dan dukungan anggaran pembinaannya,” ungkapnya, kepada mediakita.co.

Menurut Aditnya, NPCI Kabupaten Pemalang semula akan mengirimkan 10 atletnya. Namun karena ada 3 atlet yang berhalangan, akhirnya hanya mengirimkan 7 atlet.

Ke 7 atlet tersebut antara lain Waludi, Untung Jaya, Muhamad Farid, Agistia, Nurjanah, Kiki Prasetyo dan Bayu Nufa’i. Mereka adalah penyandang difabilitas tuna daksa dan tuna netra.

Berdasarkan klasifikasinya, para atlet akan mengikuti cabor atletik yaitu lari, tolak peluru, lempar lembing dan Catur.

Disampaikan Aditnya, sebenarnya potensi atlet difabilitas cukup banyak. Dari 90 atlet yang tergabung di NPCI, sebanyak 50 atlet sudah layak untuk berlaga di kejurprov Jateng.

“Tetapi karena keterbatasan anggaran, kita sesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan. Dengan tadi akan dapat dukungan dari Pak Masur, semoga dikesempatan yang akan datang bisa melibatkan lebih banyak atlet,” tandasnya.

 

Oleh: Arief Syaefudin

Pos terkait