Beda, Anies dan Gibran Soal Penghargaan, Gibran Berterima Kasih Kepada Pendahulunya, Anies?
Gibran dan Anies (Foto:Fajar)

NASIONAL, mediakita.co – Anies Baswedan berkali-kali pamer penghargaan yang diperolehnya selama memimpin DKI Jakarta. Namun tak sepata kata pun ia menyampaikan terima kasih kepada para pendahulu-pendahulunya. Padahal semua juga tahu bahwa penghargaan yang diperolehnya sebagian besar karena jasa-jasa pendahulunya termasuk Ahok dan Djarot.

Sederetan penghargaan yang diterima Pemprov DKI Jakarta seperti penghargaan transportasi terintegrasi, Kota Inovasi, Kota Digital, dll. Semua itu telah direncanakan dan dikerjakan gubernur-guberbur sebelumnya dan Anies tinggal menuai hasilnya namun dirinya tak sedikit pun menyampaikan terima kasihnya secara khususnya termasuk kepada  Ahok dan Djarot.

Dalam beberapa unggahan yang disampaikan di media sosialnya Anies paling hanya menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantunya meraih penghargaan tersebut tanpa menyebut pendahulu-pendahulunya secara spesifik.

Berbeda dengan Gibran Rakabuming Walikota Solo yang baru saja menjabat beberapa bulan. Di bawah pemerintahannya Kota Solo meraih Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2021 Kategori Kota Terbaik II. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, saat pelaksanaan Musrenbang Perubahan RPJMD dan RKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022, di Semarang, Rabu (14/4).

BACA JUGA :  Lagi – Lagi Mobil Ambulance Digunakan Mengangkut Batu di Demo Rusuh

Penghargaan diberikan kepada tiga kota terbaik dan tiga kabupaten terbaik. Yakni Kota Semarang (Peringkat 1), Kota Surakarta (Solo)(Peringkat 2) dan Kota Magelang (Peringkat 3).

Gibran yang menerima penghargaan tersebut menyatakan bahwa penghargaan yang diperolehnya berkat kinerja wali kota sebelumnya (FX Hadi Rudyatmo/Rudy). Tak hanya itu ia menyampaikan bahwa penghargaan itu untuk Rudy dan dirinya akan menjadikan hal itu sebagai cambuk agar ke depannya Kota Solo lebih baik dan meraih prestasi teratas.

“Itu tahun 2020, untuk pak Rudy. Saya kan cuma menerima. Kita jadikan cambuk, kerja keras lagi. Cuma juara dua,’ ucap Gibran.