JAKARTA, mediakita.co- Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) kembali mengadakan kegiatan Forum Diskusi Publik, Kamis (12/3/2026).
Forum Diskusi Publik itu mengambil judul ‘Bijak Digital Tanpa Judi Online.’
Paparan Narasumber dari Komisi I DPR RI
Narasumber pertama, Ruth Naomi Rumkabu, Anggota Komisi I DPR, menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital yang semakin pesat perlu diimbangi dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan literasi digital.
Ia menjelaskan bahwa transformasi digital tidak hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mampu memanfaatkannya secara aman dan bertanggung jawab.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong penguatan regulasi, perlindungan data pribadi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanan dan etika di ruang digital.
Pandangan Pegiat Literasi Digital
Selanjutnya, Gun Gun Siswadi, selaku Pegiat Literasi Digital, menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap literasi digital di tengah meningkatnya penggunaan internet dan media sosial.
Kata dia, kesadaran terhadap jejak digital dan tanggung jawab dalam bermedia sosial menjadi hal yang sangat penting agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.
Praktisi Komunikasi Angkat Bicara
Terkahir narasumber Yemima Marcelina Msiren yang juga seorang Praktisi Komunikasi Publik, menjelaskan bahwa komunikasi yang baik juga memiliki peran penting dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif.
Selain itu ia memandang bahwa masyarakat perlu memahami cara berkomunikasi secara bijak di media digital, termasuk dalam menyampaikan pendapat, menyaring informasi sebelum membagikannya, serta menghindari penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.
Adanya komunikasi publik yang efektif dapat membantu membangun budaya digital yang lebih positif.











