Ditengah Pandemi Covid-19, Alumni UMUS Santuni Anak Yatim Piatu
Terlihat salah satu alumni yang tergabung dalam Forum komunikasi alumni Muhadi Setiabudi sedang berbincang dengan Anak-Anak Yatim dan Piatu

Brebes, Mediakita.co -Tidak hanya sekedar mengumpulkan Alumni mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes, tapi juga mengadakan kegiatan bukber (berbuka puasa bersama) selain untuk silaturahmi antar alumni, tentu juga jadi ajang berbuat kebaikan yaitu berbagi bersama kepada anak yatim piatu.

Alumni mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes yang tergabung dalam Forum Komunikasi Alumni Muhadi Setiabudi (For KAMUS) mengadakan buka puasa bareng dan santunan anak yatim yang di adakan di Kedai Ceker ndower, yang berada di jalan kedunguter Brebes (24/4/2021).

Acara yang dikemas dengan kesederhanaan ini tidak luput dari protokol kesehatan, dimana selain Alumni juga hadir dari kalangan mahasiswa aktif yang ikut memeriahkan acara tersebut dengan perform akustik live music sebagai acara pembuka atau pra acara dari SASWARA band UKM musik UMUS Brebes.

Puluhan Anak yatim piatu sangat berantusias dalam acara tersebut, dimana mereka bisa hadir tepat waktu dan juga mendapat bingkisan. Tentu mereka tidak melihat besar kecilnya dari nilai yang didapat.

Rasa haru bercampur bahagia terlihat dari senyum mengembang di wajah puluhan anak-anak tersebut. Sejenak mereka seolah lupa dengan situasi pandemi yang tengah melanda bangsa ini.

“Kita ingin agar anak-anak yatim ini bisa menikmati seperti keadaan normal dan jangan sampai mereka terlantar dan tidak terjamah (bantuan).” kata Owner Ceker Ndower Brebes Tri Linda Antika, S.Pd yang juga sedang menyelesaikan pendidikan Magister (S2).

BACA JUGA :  Perda payung hukum buruh migran di Brebes mandul

Lanjut Sisil Sapaan Akrab dari Owner Ceker Ndower mengatakan, Anak yatim piatu merupakan amanah yang Allah berikan kepada manusia yang berakal. Mereka diamanahkan untuk disantuni sebagaimana menyantuni diri sendiri dan keluarga.

“Dalam ajaran Islam kita diperintahkan untuk senantiasa memperhatikan nasib anak-anak yatim. Oleh karena itu menyantuni anak yatim menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai umat Islam,” Ungkapnya

Salah satu peserta Nasrullah yang masih duduk di Sekolah Dasar sangat senang dengan acara yg diadakan di kedai ceker ndower tersebut, ia berharap acara ini bisa diadakan setiap tahun dan tahun depan bisa lebih meriah lagi.

Menurut salah satu Alumni Umus, Heri Riswanto, mengatakan kegiatan ini sangat bagus,karena kita dapat berbagi bersama dengan orang-orang yang lebih membutuhkan. Kedepannya acara ini bisa terus dilakukan untuk membantu anak-anak yang lebih membutuhkan.

“Saya sangat mensuport kegiatan ini, karena sangat bagus. Harapannya kegiatan ini bisa dilakukan setiap tahunnya.” Ujar Heri Riswanti Alumni UMUS.

Sementara menurut Koordinator Forum Komunikasi Alumni Muhadi Setiabudi (For KAMUS) Brebes, Fahmi Faisol Aji, S.Kom, dengan adanya acara ini semoga dapat menumbuhkan rasa kekompakan dan kepedulian pada sesama. Terlebih ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, tentunya harus lebih digelorakan semangat dalam tolong menolong.

BACA JUGA :  Kecelakaan Maut Dijalan Pantura Wanasari, Pengendara Motor Tewas Seketika

“Atas nama Forum Komunikasi Alumni Muhadi Setiabudi Brebes kami mengucapkan terimakasih kepada Alumni dan Ceker Ndower BrebesBrebes beserta KAMUS (Korps Alumni Muhadi Setiabudi Brebes) serta pihak-pihak yang telah memberikan sumbangsih dan mensuport kegiatan ini. Semoga ini dapat menumbuhkan kekompakan dan semangat demi kesejahteraan bersama,” ujar Fahmi Faisol Aji, S.Kom.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi rakyat Indonesia yang menghadapi wabah Covid-19 yang menjadi pandemi global. Menurutnya, di samping penanggulangan yang dilakukan pemerintah, doa dan zikir juga bisa menjadi senjata yang ampuh untuk menghentikan penyebaran virus.

“Kita hanya yakin bahwa yang bisa mengangkat dan menyelesaikan wabah ini hanya Allah. Mudah-mudahan doa kita bersama, satu tujuan, satu harapan kita, agar wabah ini segera diangkat, jadi kita bisa aktivitas seperti dulu lagi,” jelasnya.

Fahmi Faisol Aji berharap Semoga Ramadan berikutnya bisa dilewati masyarakat dengan situasi yang jauh lebih baik. Ia pun mengajak masyarakat agar tetap menjaga kesehatan Mematuhi Protokol Kesehatan dan perbanyak ibadah, agar bisa merasakan bulan suci di tahun berikutnya.

“Mudah-mudahan bisa lebih baik lagi, situasinya bisa lebih indah lagi, kita bisa lebih ramai lagi buka bersama,” Pungkasnya. (jun/dn/mediakita.co)