EKSISTENSI KNPI DI TENGAH TANTANGAN ZAMAN

Ketua DPC GAMKI Poso Ade G.K.Tandra

Poso-Mediakita. co. Hari ini kita memasuki pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XIII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Poso. Forum pengambilan keputusan ini, selain mengevaluasi dan menilai kinerja pengurus yang akan demisioner, juga akan memilih pengurus baru untuk masa bakti tiga tahun berikutnya. Momen ini begitu penting dan strategis untuk dijadikan atensi bersama seluruh stakeholder organisasi yang berhimpun dalam wadah KNPI. Bahwa eksistensi KNPI di Bumi Sintuwu Maroso, diinisiasi dan ditentukan dalam forum ini.

Arena Musda hendaknya dijadikan kolaborasi gagasan delegasi tiap OKP dan kecamatan yang diwakili oleh DPK. Memilih pengurus yang kapabel memang penting. Namun menetapkan arah dan strategi organisasi serta pokok-pokok pikiran yang dicetuskan dalam forum Musda kali ini, juga sama pentingnya. Interaksi utusan dari berbagai OKP, kiranya menambah wawasan dan memperkaya ide untuk menyimpulkan serta melahirkan putusan-putusan yang strategis bagi kemajuan KNPI di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

KNPI telah hadir dalam semangat jamannya. Dalam konteks nasional, kelahirannya pada 23 Juli 1973 silam, menegaskan keterpanggilan potensi pemuda dalam berkontribusi bagi kepentingan bangsa dna negara. Demikian pula dengan eksistensi KNPI di daerah Seribu Megalith ini. Tak dipungkiri peran potensi pemuda memberi warna pada ruang diskursus dan menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Semangat Kebangsaan dalam konteks keragaman masyarakat yang beraneka suku, agama, dan golongannya. Inilah peran strategis KNPI sebagai sebuah gerakan kesadaran yang dinamis dan inklusif yang intens merawat kemajemukan.

KNPI menjadilah pelopor pembaharuan dalam masyarakat. Lewat inovasi program yang bertujuan membangun kemandirian pemuda. Melalui penguatan karakter pemuda yang kritis dan kreatif, serta pengembangan kapasitas kepemimpinan dan jiwa entrepreneurship, niscaya kita akan membangun SDM pemuda yang mampu menjawab panggilan zaman. Dengan mengoptimalkan bonus demografi, mempersiapkan generasi muda yang berkarakter unggul dalam kearifan lokal, untuk menyambut Indonesia Emas 2045.
KNPI dapat bersinergi serta berkolaborasi dengan stakeholders lainnya seeprti pemerintah, Instansi Swasta ataupun NGO dalam kegiatan-kegiatan produktif sebagai penyaluran potensi pemuda yang ada. Sinergi program difokuskan pada pengmbangan kapasitas pemuda dan penyalurannya pada ruang publik. Sehingga Eksistensi KNPI sebagai laboratorium kader terasa manfaatnya bagi segenap anggota yang berhimpun.
Selamat Ber-Musda. Jayalah Pemuda Indonesia

 

Pos terkait