FBI Membayar Hacker Untuk Membongkar iPhone Milik Penembak di San Bernardino

Teknologi, mediakita.co – Jika anda menjadi FBI dan Apple menolak membantu anda untuk membuka iPhone milik tersangka yang berisi info penting, apa yang akan anda lakukan? Sama seperti orang lain (mungkin), anda akan menyewa seorang profesional, hacker profesional untuk membukanya bukan?

Menurut laporan the Washington Post, hari Selasa kemarin (12/04/2016), Agen Federal tersebut menyewa sekelompok hacker anonymous untuk membuka iPhone yang digunakan oleh Syed Farook, salah satu tersangka dalam penembakan San Bernardino.

Hacker tersebut membuka sisteem keamanan iPhone dengan kelemahan security pada softwarenya. Kelemahan ini kemudian digunakan untuk membuat sebuah perangkat yang akan membantu mereka membuka iPhone dengan melewatkan serangkaian sistem keamanan pada iPhone dan memastikan seluruh data tetap aman.

Identitas para hacker tersebut tidak disebutkan dalam laporan itu namun salah satu dari hacker dikenal sebagai bagian dari kelompok hacker “gray hat” yang dinisbatkan pada kelompok yang tidak terlalu ketat dengan aturan etis hacking.

Ceo Apple, Tim Cook menolak untuk memenuhi permintaan pemerintah

BACA JUGA :  Gotong-Royong di Tengah Pandemi

“FBI meminta kami untuk membuat versi baru dari OS iPhone yang bisa mengabaikan fitur-fitur keamanan dan memasangkan di iPhone selama proses investigasi, yang berpotensi membuka sistem keamanan iPhone orang lain.” jelas Cook.