Gandeng Owner Singkong Keju D9, Rutan Salatiga Hadirkan Motivator Bagi Warga Binaan
Rutan Salatiga

SALATIGA, Mediakita.co,- Demi berikan warna baru, Rumah Tahanan Salatiga menghadirkan motivator guna mendukung dan mensukseskan program pembinaan yang telah berjalan. Menggandeng Hartadi selaku owner Singkong Keju D9, Rutan Salatiga hadirkan motivator Jay Nurjaman asal Bandung, Senin (22/11/2021).

Kang Jay, sebutan Jay Nurjaman, mengatakan dengan pembekalan yang disampaikannya merupakan salah satu langkah untuk menghadirkan semangat baru agar warga binaan di Rutan Salatiga bisa kembali semangat dan menjadi pribadi yang kuat dan bermanfaat.

Dengan metode yang menghibur dan komunikatif, Kang Jay memberikan penguatan hati dan hidup agar para warga binaan yang sedang menjalani masa hukuman untuk ikhlas serta memperbaiki diri untuk menjadi yang lebih baik tentunya.

Kang Jay menambahkan jadikan Rutan ini sebagai sarana dan wahana untuk memperbaiki diri. Terima dengan ikhlas, diniatkan belajar dengan cara memperbaiki diri, baik perbaiki hubungan dengan sesama manusia, maupun memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada sang pencipta.

ajibpol

“Sebagai contoh lihat pak Hartadi sekarang, beliau juga pernah mendekap dibalik seramnya tembok penjara, tetapi dengan memperbaiki diri hasilnya bisa kita lihat sekarang ini,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Hentikan Kegiatan, Warga Rutan Salatiga Ikuti Hening Cipta

Selama di Rutan, bukan lagi menjadi ajang untuk berdiam diri menjalani pidana, terus menyesali tetapi hanya sebatas lisan.

“Tetapi jadikan hal ini menjadi sarana perubahan dan pesantren pembelajaran bagi kehidupan kita agar nantinya menjadi pribadi yang kuat dan bermanfaat bagi sesame”, lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengungkapkan sangat antusias dan mendukung program tersebut. Dengan menghadirkan Hartadi selaku owner Singkong D9 yang juga pernah mendekam dibalik jeruji penjara dan Kang Jay Nurjaman asal Bandung ini, hal tersebut bisa menjadi sarana penyemangat dan pembelajaran bagi warga binaan di Rutan Salatiga.

Andri menjelaskan bukan waktunya lagi untuk minder dan termurung dibalik jeruji besi, tetapi jadikan masa ujian hidup saat ini sebagai ajang instropeksi diri dan sebagai salah satu jalan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik nantinya.

“Sang Pencipta baru membuka ‘aib’ ataupun kesalahan dari teman-teman disini, tetapi dengan kita petik hikmah dibalik kejadian ini, kedepan harus bisa menjadikan semangat baru untuk menjadi pribadi yang nantinya lebih baik lagi”, pungkasnya.