Gunung Slamet Kebakaran Jalur Pendakian Ditutup, Sejumlah Pendaki Terjebak ?
Gunung Slamet Kebakaran Jalur Pendakian Ditutup, Sejaumlah Pendaki Terjebak ?

PEMALANG,medikita.co- Kebakaran kembali terjadi di lereng Gunung Slamet Hari ini, Senin (21/9). Pendakian ditutup sementara menyusul dugaan beberapa pendaki yang masih terjebak wilayah Hutan Gunung Slamet.

Administrator Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur Wawan Triwibowo.Ia memperkirakan kebakaran tersebut melanda kawasan savana pada ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, kebakaran terjadi sejak tadi pagi di sekitar Pos VI Jalur Pendakian Bambangan, Kabupaten Purbalingga atau lereng timur Gunung Slamet,” jelasnya kepada Antara.

Sementara, menurut salah seorang mandor Kemantren Moga Perhutani KPH Pekalongan Barat Kusworo (48), kepada mediakita.co malam ini jam 20.25 Wib menyatakan “ Kebakaran terjadi di atas Desa Bambangan tetapi masuk wilayah adminisrasi Pemalang. Lokasi kebakaran diketahui pertama kali disekitar hutan lindung petak 41 wilayah RPH Karangsari Kecamatan Pulosari”.

ajibpol

Sejauh ini, menurut Kusworo, upaya pemadaman dilakukan perhutani dengan mengerahkan penduduk sekitar dan instansi terkait. Jalur upaya pemadaman dilkukan melalui jalur Bambangan selain jalurnya lebih mudah, titik api bermula di lokasi yang dekat dengan jalur pendakian Bambangan. Dan sejauh ini team gabungan bersama penduduk setempat telah berhasil melokalisir api.

BACA JUGA :  Sat Binmas Polres Pemalang Blusukan di Daerah Rawan

Sementara dikalangan pendaki, kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WIB dan mereka sudah berada di daerah bawah pos enam. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan. Dan upaya evakuasi pendaki yang terjebak, jika kemudian ditemukan masih ada akan dilakukan berdasarkan keadaan termasuk jika dipandang perlu akan dialihkan melalui jalur Guci Tegal.

Informasi yang dihimpun mediakita.co, kebakaran yang terjadi sepanjang musim kemarau tahun 2015 ini bukan kali pertama. Setidaknya telah empat kali kebakaran terjadi di hutan lereng Gunung Slamet hingga 21 September ini. (judi Cruise)