Guru Besar FISIP UI Prof. Tb. Ronny Rasman Nitibaskara Wafat
Guru Besar FISIP UI Prof. Tb. Ronny Rasman Nitibaskara Wafat

Mediakita.co, Jakarta – Guru besar, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia (Fisip UI) Prof. Tb. Ronny Rasman Nitibaskara wafat pada Rabu, 7 April 2021. Segenap Civitas Universitas Indonesia (UI) berduka dengan meninggalnya salah seorang guru besar mereka dari Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP). Tubagus Ronny Rahman Nitibaskara, meninggal dunia pada usia 77 tahun.

“Universitas Indonesia menyampaikan ucapan turut berduka cita atas kepergian beliau. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Kepala Biro Humas dan KIP Universitas Indonesia, Amerlita Lusia dalam keterangannya, Rabu, (07/04/2021).

Prof. Ronny Nitibaskara diketahui meninggal di RS. Hermina Ciputat, Tangerang Selatan.

Sosok Ronny Nitibaskara dikenal luas sering menjadi narasumber di media massa dan pada 2016 lalu sempat menjadi salah satu ahli dalam persidangan kasus Jessica Kumala Wongso, terdakwa pembunuh Wayan Mirna Salihin dalam kasus kopi sianida yang sempat menghebohkan publik.

ajibpol

Profesor kriminologi yang lahir di Bandung 2 Juli 1943 ini menamatkan pendidikan S1 di FISIP UI pada tahun 1970 di jurusan Kriminologi.

BACA JUGA :  Update Corona Hari Ini : Total 4.839 Kasus, Presiden Jokowi Tetapkan Pandemi Corona Sebagai Bencana Nasional, Ini Akibatnya

Gelar doktor diraihnya dalam bidang antropologi pada tahun 1993 setelah menyelesaikan studinya di FISIP UI Jurusan Antropologi dengan karya berjudul “Reaksi Sosial Terhadap Praktik Ilmu Hitam (Teluh) di Banten (suatu pendekatan Antropologi Kriminologi).

Prof Ronny diketaui pernah menjabat sebagai Penasihat Ahli Kapolri, Koordinator Kopertis Wilayah III, Dosen PTIK, KIK, SESPATI, Deputi Pusat Kajian Strategis Nasional dan Anggota Dewan Pakar Kemenkum HAM. Di masa tuanya juga sempat memimpin Program Studi Kajian Ketahanan Nasional Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia serta dikenal dekat dan banyak membimbing mahasiswa Kajian Stratejik Intelijen Universitas Indonesia. (Jawi)