Harga Minyak Goreng Melambung Tinggi Diatas Harga Eceran Tertinggi

PEMALANG, mediakita.co- Hadapi permasalahan minyak goreng, Pemerintah Kabupaten Pemalang akan menggelar kembali operasi pasar. Hal ini diungkapkan oleh bupati, Selasa (15/3/2022).

Diketahui, di wilayah perkotaan Pemalang minyak goreng mengalami kelangkaan. Serta harganya pun melambung tinggi.

Saat dikonfirmasi oleh mediakita.co, Bupati Pemalang, menuturkan, pihaknya akan melakukan intervensi pada pasar. Dengan cara operasi pasar minyak goreng.

“Akan kami adakan kembali operasi pasar. Semoga dapat membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga normal,” tutur bupati.

Dari data yang dihimpun oleh mediakita.co, harga minyak goreng di Pemalang jauh lebih mahal dari yang ditentukan oleh pemerintah. Harga minyak goreng curah di Pasar Pemalang perkilonya dihargai 20 ribu rupiah.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kementerian Perdagangan telah mengatur HET (Harga Eceran Tertinggi) minyak goreng melalui Permendag (Peraturan Menteri Perdagangan) nomor 6 tahun 2022. Minyak goreng jenis curah ditetapkan harganya 11.500 rupiah. Artinya harga pasaran jauh lebih mahal dibandingkan HET yang ditentukan.

Sopiah (45), salah seorang pembeli di Pasar Pagi Pemalang, mengatakan, dirinya pun terpaksa membeli minyak goreng dengan harga tinggi karena sudah menjadi kebutuhan pokok.

“Jujur mahal banget sekarang harganya, tapi namanya kebutuhan pokok ya harus di beli. Semoga harganya turun lah jangan mahal-mahal,” kata Sopiah pada mediakita.co.

Bupati berencana akan melakukan monitoring untuk mencegah penimbunan komoditi minyak goreng.

“Kami nanti minta satgas pangan untuk berpatroli sekaligus mengecek apakah ada penimbunan atau tidak. Kami juga minta masyarakat tidak usah panik, tidak usah memborong minyak goreng,” ucap Bupati Pemalang.

 

Oleh: Arief Syaefudin

Pos terkait