Hasil Rapid Test Nyatakan Anggota dan Sekwan DPRD Pemalang Negatif Covid-19

PEMALANG, mediakita.co – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang, H.Junaedi menyampaikan hasil rapid test kedua lima puluh anggota DPRD Pemalang dan beberapa pegawai Sekretariat Dewan negatif (4/6/20).

Seperti diketahui bahwa sebelumnya sebelas orang dari lingkungan DPRD Pemalang dinyatakan reaktif. Diantara yang reaktif tersebut sembilan orang anggota DPRD dan dua orang Sekwan. Namun dalam pemeriksaan kedua ini semua sudah terverifikasi hasilnya negatif.

“Alhamdulilah sebagaimana laporan yang saya terima dari laboratorium kesehatan yang sudah terverifikasi ini disampaikan kepada saya sebagai ketua gugus tugas bahwa dari sebelas orang tersebut diketahui sembilan orang anggota DPRD dan dua orang dari Sekwan yang menunjukan hasil reaktif itu hasilnya negatif,” terang Junaedi.

Meski demikian lanjut Junaedi memerintahkan agar sebelas orang yang dinyatakan reaktif tersebut menjalani swab ulang oleh Dinas kesehatan (Dinkes) guna mendapatkan hasil yang maksimal.
“Sembilan orang dinyatakan negatif dan dua orang dinyatakan invalid sekali lagi saya perintahkan Kepada Dinas Kesehatan untuk segera diadakan swab ulang untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” jelas Junaedi.

BACA JUGA :  Ini Alasan Keluarga Membawa Pulang Jenazah Pasien yang Diduga Terinfeksi Covid 19 Secara Paksa

Dalam konferensi pers yang diadakan di Posko Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang itu, Bupati juga menyampaikan bahwa nantinya gugus tugas akan melakukan rapid test secara massal kepada semua masyarakat Pemalang

“Rapid test ini akan dilakukan bukan hanya kepada anggota Dewan juga ASN maupun yang lainnya termasuk masyarakat umum, mungkin dalam waktu yang tidak terlalu lama juga kita perintahkan kepada Dinas Kesehatan maupun RSU M Ashari untuk melakukan rapid test secara massal sesuai dengan kemampuan yang kita miliki” tegasnya.

Terakhir, Junaedi mengatakan bahwa rapid test massal tersebut adalah sebagai bentuk penyerangan kepada Virus Corona.

“Untuk kita mengadakan penyerangan, kita bukan hanya bertahan tapi kita menyerang bagaimana bahwa virus ini untuk bisa kita hadapi bersama-sama, dengan tekad yang sama, langkah yang sama sehingga kita melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” tutup Junaedi.

Penulis : Teguh Santoso