HNSI Pemalang Dorong Pemulangan Jenazah 6 Nelayan Dipercepat

PEMALANG, mediakita.co- Himpunan Nelayanan Seluruh Indonesia (HNSI) Pemalang, mendorong agar pemulangan jenazah 6 nelayan dilakukan percepatan.

Saat ini, jenazah keenam nelayan asal Pemalang ini masih tertahan di Pulau Kambing, Madura, Jawa Timur. Pemulangan jenazah, terhambat karena tingginya gelombang laut.

Dikatakan oleh Ketua HNSI Pemalang, Abdul Hasan, pihaknya mendorong agar pemerintah mengambil langkah taktis untuk segera memulangkan jenazah.

“Kami mendesak agar ada penanganan khusus dari pemkab, pemprov maupun pemerintah pusat, agar jenazah dijemput dengan helikopter milik Basarnas. Karena gelombang tinggi, maka opsinya memakai jalur udara (helikopter),” kata dia.

Jenazah sendiri telah tertahan selama 1 pekan lamanya.

Bacaan Lainnya

“Sudah 1 minggu jenazah belum sampai disini (Pemalang). Padahal kami mengestimasikan hari ini, Minggu (25/12/2022) sudah sampai. Untuk itu, kami mohon kebijaksanaanya agar jenazah segera dipulangkan,” ujar Ketua HNSI Pemalang.

Terpisah, Lurah Sugihwaras, Vivien Widyasari, membenarkan perihal warganya yang meninggal dunia saat berlayar di laut.

“Betul ada warga dari Sugihwaras yang meninggal. Total ada 5 warga, kemudian 1 korban lainnya dari Desa Lawangrejo,” tuturnya.

6 orang nelayan ini meninggal dunia imbas kebocoran freon pendingin. Disinyalir mereka menghirup gas beracun yang terkandung dalam freon.

 

Oleh: Arief Syaefudin

Pos terkait