Israel Dihujani Rudal, Netanyahu: Anda Tahu dan Saya Tahu Tak Ada Negara Akan Mentolerir Ini
Benyamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel (Foto:Kompas.com)

INTERNASIONAL, mediakita.co – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan bahwa dalam seminggu terakhir jutaan orang Israel dipaksa ke tempat perlindungan bom karena kota-kota di Israel dihujani rudal. Hal itu diungkapkan Netanyahu melalui akun twitternya https://twitter.com/netanyahu

‘Seminggu terakhir ini, jutaan orang Israel dipaksa ke tempat perlindungan bom saat rudal menghujani kota-kota kami’ cuit Netanyahu, (16/5/2021)

Netanyahu juga membeberkan bahwa beberapa orang Israel telah terbunuh dan banyak lagi yang terluka.

Melihat kondisi ini, ia menyatakan bahwa pihaknya tak akan mentolerir bahkan kepada dunia ia menyampaikan bahwa tak ada satu pun bangsa di dunia ini yang akan mentolerir hal itu jika menimpa negara mereka.

ajibpol

‘Beberapa orang Israel telah terbunuh. Lebih banyak lagi yang terluka. Anda tahu dan saya tahu, tidak ada negara yang akan mentolerir ini. Israel tidak akan mentolerir ini’ cuitnya lagi

Diwaktu yang berdekatan dalam cuitan yang berbeda Netanyahu juga menyampaikan bahwa semua rakyat Israel satu hati untuk perjuangan tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh rakyatnya berada di belakang tantara mereka, demi keamanan dan masa depan mereka.

BACA JUGA :  Presiden AS Joe Biden Menelepon Netanyahu dan Abbas, Ini yang Mereka Bicarakan!

‘Malam ini kita akan merayakan Shavuot, Pesta Pemberian Taurat. Pada saat pemberian Taurat, ketika kami menerima Sepuluh Perintah, orang Israel berdiri bersama dan Rashi menulis: “Sebagai satu orang, dengan satu hati.” Beginilah cara kita berdiri hari ini – sebagai satu orang, dalam satu hati. Satu hati dalam perjuangan untuk negara kita. Dengan satu hati di belakang tentara kita. Dengan satu hati untuk keamanan dan masa depan kita’ tulis Benjamin Netanyahu. (Prb/mediakita.co)