in , ,

Ketum Seknas Jokowi Jateng: Ganjar Menang Tipis Bukti Mesin Partai Kerja Tak Maksimal

Bambang Mugiarto Ketua Umum Seknas Jokowi Jawa Tengah
Bambang Mugiarto Ketua Umum Seknas Jokowi Jawa Tengah

JAWA TENGAH, Mediakita.co – Pilgub Jateng baru saja digelar, berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Jawa Tengah Ganjar -Taj Yasin hanya menang tipis dari pesaingnya Sudirman – Ida Fauziah. Ganjar – Taj Yasin yang diusung PDIP, PPP, Demokrat dan Nasdem mendapat suara 10.362.694 (58,78 persen) sedangkan Sudirman – Ida Fauziah yang diusung  Gerindra, PKB, PKS dan PAN memperoleh suara 7.267.993 (41,22 persen). Jumlah suara yang tidak sah cukup tinggi yaitu 778.805 suara.

Banyak orang terhentak karena perolehan suara pasangan Sudirman dan Ida Fauziah cukup signifikan, pasalnya Ganjar adalah incumbent dan cukup populer di kalangan masyarakat Jawa Tengah sedangkan Sudirman – Ida Fauziah adalah pendatang baru diperpolitikan Jawa Tengah yang baru mensosialisasikan dirinya beberapa bulan sebelum tahapan Pilgub berlangsung.

Partai pendukung Sudirman – Ida Fauziah sendiri merasa perolehan suaranya di Pilgub Jateng adalah sebuah prestasi besar sebagai langkah awal untuk menggeser PDIP dari Jateng yang terkenal selama ini sebagai kandang banteng dalam pilpres mendatang.

Meski Ganjar – Taj Yasin menang dalam Pilgub Jateng, namun Ketua Umum Seknas Jokowi Jateng Bambang Mugiarto merasa tidak puas dengan hasil tersebut. Bambang mengatakan, ‘Saya cukup terenyuh dan kaget dengan peroleh suara Ganjar – Taj Yasin yang hanya unggul 17,56 persen dari pasangan Sudirman – Ida Fuziah padahal Mas Ganjar prestasinya cukup baik bekerja untuk Jawa Tengah’.

Bambang menilai bahwa salah satu penyebab menang tipisnya pasangan Ganjar Pranowo karena kerja partai pendukung yang tak maksimal. ‘Kemenangan Mas Ganjar – Gus Yasin yang terpaut tipis dari Sudirman – Ida Fauziah adalah bukti partai pendukung tidak bekerja dengan maksimal’ ucap mantan politisi PDIP tersebut.

‘Sebagai relawan kita tahu benar kondisi di lapangan hampir setiap daerah relawan Seknas Jokowi tidak bertemu dengan orang – orang partai yang melakukan sosialisasi untuk kemengangan Ganjar – Yasin. Mas Ganjar seolah – olah dibiarkan bekerja sendiri untuk memenangkan dirinya di Pilgub Jateng 2018 ini’ ungkap pria berkumis ini.

Belajar dari apa yang terjadi di Jawa Tengah Bambang berharap agar relawan bekerja lagi secara maksimal di masa yang akan datang. ‘Kita telah mengantarkan Mas Ganjar memenangi Pilgub Jateng 2018 namun pekerjaan besar menanti kita di depan yaitu Pilpres 2019. Kita harus menyiapkan barisan bekerja lebih keras memenangkan Pak Jokowi untuk dua periode’ ajak Bambang kepada semua relawan Seknas Jokowi Jateng.

Ia pun berharap agar partai – partai pendukung Pak Jokowi dalam Pilpres mendatang tak bersikap seperti di Pilgub Jawa Tengah. ‘Kita boleh optimis menang tapi harus bekerja keras karena kerja keras itu adalah bukti bahwa pemimpin yang kita perjuangkan itu patut dipejuangkan diandalkan, jangan hanya bersandar pada prestasi Pak Jokowi karena itu bisa digoreng dalam sekejab untuk mengubah opini publik’ demikian Bambang berpesan

‘Selamat menjalankan amanah rakyat Mas Ganjar dan Gus Yasin, Seknas Jokowi Jateng akan selalu bersama anda selama anda bekerja untuk kepentingan rakyat dan untuk semua relawan terima kasih untuk dedikasi dan kerja kerasnya yang tanpa pamrih selama tahapan Pilgub Jateng 2018. Dan Kepada Pak Heru Sudjatmoko terima kasih atas pelayanannya selama mendampingi Mas Ganjar selama satu periode. Kami tahu bahwa bapak bekerja siang malam untuk masyarakat Jawa Tengah walau tanpa sorotan media. Pak Heru adalah teladan bagi kami yang tetap bekerja keras walau dalam senyap. Terima kasih sekali lagi Pak Heru, hormat kami untuk bapak’ ucap Bambang mewakili Relawan Seknas Jokowi Jateng di Pemalang (9/7/2018) (PRB/Mediakita.co).

 

 

 

 

 

 

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading…

Comments

comments

Sumber foto @Dishubkotasmg

Dishub Kota Semarang: Tak Ada Larangan Taksi Online Mengambil Penumpang di Stasiun