Pandemi Corona : Begini Cara Kakam Bratayudha, di Kabupaten Way Kanan Gunakan Dana Desanya
Pandemi Corona : Begini Cara Kakam Bratayudha, di Kabupaten Way Kanan Gunakan Dana Desanya

LAMPUNG, mediakita.co- Pj. Kepala Kampung Bratayudha Sunari, SE merealisasikan Dana Desa (DD) tahap ke 1 Tahun 2020 untuk melaksanakan kegiatan fisik pembangunan kampung secara Swakelola.

Kebijakan pembangunan secara swa kelola, menurut Sunari, dengan tujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan diwilayahnya. Selain itu, program pembangunan secara swa kelola juga lebih bersifat padat karya karena dapat membuka lapangan kerja bagi warga.

“Saya yakin akan kualitas pengerjaannya juga bermanfaat untuk masyarakat Bratayudha guna menambah dan membuka mata pencaharian masyarakat itu sendiri” ujarnya

Dalam alokasi anggaran desa tahap pertama ini, Sunari telah menyelesaikan sejumlah ffasilitas umum.

Sejumlah fasilitas umum yang telah selesai dikerjakan antara lain Gardu pos jaga 3×3 yang terdapat di dusun 5, Siring pasang 67 M yang terdapat di Dusun 2 dan Rabat beton sepanjang 99 M serta Gorong-gorong 4 M yang terdapat di Dusun 3.

Selain itu, dalam mengahadapi pandemi Corona Virus Disease (COVID-19), pihaknya telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada warga yang terdampak.

BACA JUGA :  Verifikasi Berbelit, Hanya 60 persen Dana Desa Sampai di Desa

Pada tahap satu, melelui anggaran dana desa, Sunari telah menyalurkan BLT kepada 104 Kepala Keluarga (KK) pada 31-Mei-2020.

Sunari menjelaskan, penyaluran BLT DD tahap 1 kepada Kelauarga Penerima Manfaat (KPM) dilakukan secara Tunai. Pencairan dilaksanakan di balai Kampung Bratayudha yang di serahkan langsung oleh Camat Blamabangan Umpu Sutrisno dan Kakam Bratayudha, Sunari.

Hadir dalam kesempatan itu Babin kamtibmas, Babinsa, P3MD Kecamatan Blambangan Umpu, dan Jajaran perangkat kampung lainnya.

Seperti diketahui, akibat pandemi corona, pemerintah telah mengalokasikan BLT melalui Dana Desa bagi keluarga miskin atau tidak mampu di desa yang tidak menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Oleh : Aliansyah