Pesugihan Pantai Slamaran Hanya Buat Orang Luar Pekalongan, Kenapa?
pantai slamaran kota pekalongan

Pekalongan, Mediakita.co- Pantai slamaran kota pekalongan yang mitosnya dihuni kanjeng ratu Dewi Lanjar, masih dijadikan tempat pesugihan bagi orang luar pekalongan. Mitosnya orang pekalongan sendiri tidak bisa untuk meminta pesugihan di temapat tersebut.

Kisah tentang penguasa pantai Slamaran pasti ditelinga orang Pekalongan sudah tidak asing lagi. Pantai yang berada di utara pulau jawa ini, masih dipercayai sebagian orang untuk tempat memperkaya diri (pesugihan –red).

Hal tersebut dibenarkan oleh salah satu juru kunci pantai Slamaran, ia mengatakan banyak orang dari luar pekalongan yang datang menemuinya untuk minta pesugihan dari Nyai Ratu dewi Lanjar. “sek akeh mas wong seng teko maring kene, arep njalok sugeh”, ujarnya dengan bahasa lokal.

Ia juga menjelaskan di hari tertentu orang yang datang kesitu, biasanya orang datang di Malam Juma’at Kliwon atau kamis wage, dan Rabu pon . orang yang datang ketempat ini kebanyakan orang dari luar pekalongan, bahkan sampai luar pulai seperti Sulawesi, Sumatra atau Kalimantan. Dan kebanyakan orang yang datang kesitu adalah orang yang terlilit hutang, usahanya mengalami kebangkrutan, atau sekedar iri melihat tetangganya yang kaya.

BACA JUGA :  Wow Serem, 3 Tempat Seram di Jepang Jadi Objek Wisata

“seng teko mriki biasane wong saking luar pekalongan, yow pernah ono wong saking Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, podo mriki arep nyuwun pesugihan. Biasane wong seng mriki iku utange akeh, usahane bangkrut, njur ono seng iri mareng tonggone”. Ujarnya.

Yang menarik disini justru orang pekalongan sendiri tidak bisa meminta pesugihan dipantai Slamaran, menurut cerita hanya orang luar pekalongan yang boleh meminta disitu. Kenapa orang pekalongan tidak boleh meminta disitu, mitosya dewi lanjar tidak mau memberikan pesugihan kepada orang pekalongan, karena masih satu tanah dan satu keluarga.

Untuk kebenaran pesugihan itu ada atau tidak, menurut penututran Mr.x (nama samaran), salah seorang yang pernah melakukan pesugihan tersebut, ia mengatakan kalu dia tidak bisa atau tidak mengalami perubahan apapun. Tetapi ia mengatakan kalau ada tetangganya yang kaya setelah meminta pesugihan ditempat situ.

“percaya tidak percaya sih, saya sendiri melakukan hal tersebut tapi tidak ada perubahan apapun, tapi kalau melihat tetangga  saya kayaknya kebenaran itu ada” pungkasnya.

BACA JUGA :  Nekat Nyopet di Toserba Basa Pemalang, Ibu Ini Ditangkap Polisi

(MK 015)