Pihak RSCM Bantah ‘Kebohongan’ Prabowo Subianto Soal Alat Cuci Ginjal
Prabowo Bersama Ratna Sarumpaet

Nasional, Mediakita.co. Prabowo Subianto dalam pidatonya yang bertajuk Ceramah Akhir Tahun di Hambalang Bogor menyebut RSCM Jakarta menggunakan satu selang berkali – kali. Prabowo menyebut bahwa satu selang dipakai empat puluh pasien.

‘Saya dapat laporan bahwa di RSCM ada alat pencuci ginjal yang seharusnya alat itu punya saluran – saluran dari plastic dari karet dari alat – alat tertentu yang hanya boleh dipakai satu orang satu kali’ ungkap calon presiden nomor urut dua tersebut (30/1/2018)

Prabowo pula melanjutkan, ‘Saya dengar ada yang melaporkan di RSCM hari ini dipakai untuk empat puluh orang. Jadi orang yang sakit ginjal dia harus hidup dari pencucian darah. Tapi kalau di RSCM alatnya dipakai empat puluh orang dia dapatnya bisa macam – macam’.

Pernyataan Prabowo tersebut dinilai oleh pihak RSCM sebagai sebuah kebohongan, karena itu pihak RSCM membantah pernyataan Mantan Suami Titik Soeharto tersebut.

Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti langsung mengadakan Konferensi Pers. ‘Pelayanan pasien di RSCM selalu mengutamakan mutu pelayanan dan keselamatan pasien demikian juga dengan pelayanan hemodialisis (cuci darah). Pelayanan hemodialisis di RSCM menggunakan selang dan dialisir satu kali pakai (single use) ungkap Dokter Dina (2/1/2019).

BACA JUGA :  Cinere Bellevue Mall Depok Terbakar

Dokter Dina juga menegaskan bahwa RSCM menjadikan keselamatan pasien sebagai tujuan utama dan menjaga mutu pelayanan kepada pasien. ‘Jadi untuk keselamatan pasien dan kami menjaga mutu pelayanan yang kami sampaikan kepada pasien – pasien di RSCM selama ini. Khususnya pelayanan hemodialisis memang digunakan selang sekali pakai’ tegas dokter spesialis jantung dan pembuluh darah tersebut.

Menurut Alumni FKUI 1987 tersebut bahwa peralatan hemodialisis memerlukan tiga komponen utama, yaitu mesin hemodialisis, selang hemodialisis (blood tubing) dan dialiser (ginjal buatan). Mesin dialisis berfungsi sebagai pengatur proses dialisis dan tidak ada kontak langsung dengan darah pasien. Mesin dialisis digunakan bergantian untuk beberapa pasien.

‘Sementara selang hemodialisis digunakan untuk mengalirkan darah dari tubuh pasien ke dialiser dan mengembalikan darah yang sudah didialisis kembali ke tubuh pasien. Selang hemodialisis hanya digunakan untuk satu pasien, demikian juga dengan di RSCM’ tegas Dokter Dina lagi.

Sedangkan dialisir menurut Dokter Dina merupakan ginjal buatan yang berfungsi untuk membersihkan darah dan toksin sisa metabolisme tubuh.

BACA JUGA :  Ketum Seknas Jokowi Jateng: Mas Ganjar dan Gus Yasin, Selamat Bekerja Untuk Masyarakat Jateng

Dokter berhijab tersebut menjelaskan pula bahwa dialiser pada proses hemodialisis dapat digunakan satu kali (single use) atau berulang kali pada pasien yang sama setelah dilakukan proses sterilisasi dan uji kelayakan.

‘Jadi RSCM menggunakan sekali pakai (single use) baik untuk selang hemodialisis (blood tubing) maupun dialiser’ tegas Dokter Dina sekali lagi – PRB/Mediakita.co