Salut, Warga Mambi Siapkan Posko Istirahat untuk Relawan yang Melintas Dari dan Ke Mamuju
Kapolsek Mambi dan Tim Crisis Centre Gereja Toraja di Posko Istirahat Mambi

Mamasa, mediakita.coKapolsek Mambi Drones Madika dan warga masyarakat Mambi mendirikan Posko Istirahat untuk para relawan yang melintas melalui Mambi dari dan ke Mamuju. Di Posko tersebut mereka menyediakan tempat istirahat, makanan serta minuman seperti kopi dan teh gratis. Mambi adalah wilayah Kabupaten di pedalaman Mamasa yang dilalui para relawan dari Toraja dan daerah sekitarnya ke daerah bencana gempa Sulbar.

Selain menyediakan Posko Istirahat, Polsek Mambi juga bersama warga menyediakan pengawalan bagi relawan yang membawa bantuan ke Mamuju dan Majene.

Salah satu tim yang sangat terbantu oleh fasilitas yang disediakan Polsek Mambi tersebut adalah Relawan Crisis Centre Gereja Toraja (CCGT). Bahkan Tim CCGT diberikan pengawalan hingga tiba dengan selamat membawa bantuan di Mamuju.

Kepada mediakita.co Pdt. Alfred Anggui selaku Tim CCGT menyampaikan apresiasinya dan berterima kasih atas apa yang dilakukan Kapolsek dan masyarakat Mambi bagi Tim CCGT.

‘Kami sangat mengapresiasi dan beri terima kasih atas pelayanan saudara-saudara kita di Mambi’ ungkap Pdt. Afred.

BACA JUGA :  Sampah Menumpuk di Sungai, Bukti Kesadaran Aparat Desa dan Masyarakat Mandiraja dalam Pengelolaan Sampah Masih Rendah

Menurut Pdt. Afred apa yang dilakukan Polsek dan warganya tersebut merupakan kepedulian dan kebersamaan yang luar biasa.

“Pak Drones Madika (Kapolsek Mambi)  yang ikut mengatur pengawalan dan bahkan siapkan Posko Istirahat di Mambi bersama ibu-ibu di sana. Yang melintas dari dan ke Mamuju dijamu makan dan minum kopi serta teh. Bentuk kepedulian dan kebersamaan yang luar biasa’ tutur Pdt. Alfred

Seperti diketahui bahwa gempa yang memporak-porandakan Mamjuju dan Majene (14/01/2021) menyebabkan belasan ribu warga mengungsi dan kehilangan tempat tinggal sehingga membutuhkan bantuan.

Demi meringankan beban para korban gempa berbagai kalangan menunjukkan solidaritasnya dengan menggalang bantuan dan dukungan. Mengalirnya bantuan ke Mamuju dan Majene sempat diwarnai perilaku tak terpuji dari warga yang menjarah bantuan sebelum sampai ke Mamuju.

Hingga hari ini tercatat sudah 73 orang yang meninggal dunia karena gempa berskala 6,2 SR tersebut dan ratusan orang masih dalam perawatan. (Prb/mediakita.co)