Seorang Kakek Dilaporkan Hilang di Hutan Saat Mencari Kayu Bakar, Begini kejadianya!

BANYUMAS, mediakita.co – Seorang Kakek bernama Kasilun (59) hilang setelah pamit mencari kayu di hutan pinus Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah kemarin. Tim gabungan masih mencari keberadaan korban hingga siang ini.

“Pada hari Senin 1 Maret 2021 pukul 04.30 WIB korban pamit kepada ibu pergi mencari kayu bakar. Lalu kayu bakar tersebut dititipkan di rumah adiknya (saksi). Pada pukul 09.00 WIB saksi menanyakan ke korban akan kemana lagi. Lalu korban menjawab akan mengambil sisa kayu bakar di Igir Pulosari,” ujar.

Namun hingga sore kemarin korban belum juga pulang. Keluarga dan warga akhirnya mencari korban tapi hasilnya nihil.

“Akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak Desa, Polsek dan koramil setempat hingga Tim SAR,” kata dia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, I Nyoman Sidakarna mengatakan kejadian tersebut bermula saat Kasilun pamit kepada keluarganya pada Senin, 1 Maret 2021 pukul 04.30 WIB pergi mencari kayu bakar. Lalu kayu bakar tersebut dititipkan di rumah adiknya Warsan (56).

BACA JUGA :  Kampanye Paslon BERANI Telah Dimulai

“Pada pukul 09.00 WIB adiknya menanyakan ke korban akan kemana lagi. Lalu korban menjawab akan mengambil sisa kayu bakar di Igir Pulosari. Pada pukul 12.00 wib korban biasanya pulang ke rumah namun tidak pulang – pulang hingga pukul 17.00 WIB,” katanya.

Sebelumnya pihak keluarga dan warga berinisiatif untuk mencari namun hasilnya nihil. Akhirnya kejadian dilaporkan ke pihak Desa, Polsek dan koramil setempat hingga tim SAR.

Tim SAR menerima laporan orang hilang pada Selasa (1/3/2021) sekitar Pukul 10.30 Wib dari Iwan (BPBD Banyumas). “Setelah mengetahui informasi tersebut kita langsung memberangkatkan satu regu untuk melakukan pencarian dan bergabung bersama potensi SAR,” jelasnya.

Hari ini tim SAR gabungan masih mencari keberadaan Kasilun. Unsur SAR Gabungan terdiri Basarnas Cilacap, Polsek Purwojati, Koramil Purwojati, BPBD Banyumas, Tagana Banyumas, Ubaloka, RAPI Banyumas, Pemuda Pancasila dan warga sekitar.