Tahun Ini Pemalang Bebas Susah Sinyal

PEMALANG, mediakita.co- Atasi permasalahan blankspot Pemerintah Kabupaten Pemalang gandeng operator seluler. Hal ini disampaikan oleh Bupati saat pertemuan dengan Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika, Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Marsma TNI Sigit Priyono, Rabu (23/2/2022).

Diketahui sebanyak 6 desa di Kabupaten Pemalang blankspot jaringan telekomunikasi. Keenam desa ini mayoritas diwilayah punggung.

Diwilayah Kecamatan Bodeh, terdapat 3 (tiga) desa blankspot, yaitu Desa Gunungbatu, Desa Longkeyang dan Desa Parunggalih. Sedangkan sisanya ada di Kecamatan Pulosari, Desa Jurangmanggu, Desa Gunungsari dan Desa Gambuhan. Data ini dapat dari Bidang E-Government Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pemalang.

Dalam keterangannya, Bupati Mukti Agung Wibowo, permasalahan blankspot ditargetkan selesai pada tahun ini (2021).

“Setelah adanya pertemuan ini kami optimistis dan menargetkan persoalan blankspot selesai tahun ini juga. Nanti kami pihak pemerintah daerah akan memfasilitasi apa yang diperlukan oleh operator seluler,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Pertemuan yang digelar di Pringgitan Kantor Bupati Pemalang, menghadirkan juga para perwakilan operator seluler. Selain itu, ada dari pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika, Kemenko Polhukam, Marsma TNI Sigit Priyono, menuturkan, Pemerintah Kabupaten Pemalang telah berkirim surat pada tahun 2021 tentang penyelesaian blankspot.

“Diskominfo Pemalang sudah bersurat, kemudian sebelum pertemuan ini kami intens berkomunikasi selanjutnya kami bersepakat menyelesaikan permasalahan. Karena wilayah Pemalang non 3T, maka kami minta operator turun tangan untuk mengatasi blankspot,” tuturnya.

Pemenuhan jaringan telekomunikasi ini dilakukan demi mewujudkan program kerja unggulan daerah.

“Upaya ini kami lakukan sebagai salah satu upaya kami melaksanakan program kerja unggulan. Dengan tidak ada blankspot, Dedi (Desa Digital) dapat sepenuhnya terjadi di Kabupaten Pemalang ini,” kata Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo.

 

Oleh: Arief Syaefudin

Pos terkait