Tahun Pertama Jokowi-Ma’ruf: Indonesia Hadapi Banyak Tantangan
Dog, Resmi ! Presiden Jokowi Telah Bubarkan 18 Badan dan Lembaga, Ini daftarnya !

NASIONAL, mediakita.co,- Setahun berjalan Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, menurut Ketua DPR RI Puan Maharani Indonesia menghadapi banyak tantangan pada satu tahun awal pemerintahannya. Hal itu disampaikan Puan dalam rangka satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf pada Selasa 20/10/2020.

Puan menyoroti bahwa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf baru saja menjalankan visi misi dan program yang disampaikan pada masa kampanye. Tapi tanpa terduga, Indonesia menghadapi pandemi Covid-19 yang memberi dampak luar biasa pada seluruh aspek kehidupan. “Kita melihat bahwa selama satu tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Indonesia menghadapi banyak tantangan,” jelas Puan.

Terganggunya Sektor Kesehatan, Sosial dan Ekonomi

Dalam situasi Pandemio Covid-19, pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin harus berusaha lebih keras pada periode kedua. Dan, Puan mengingatkan agar pemerintah mengantisipasi tantangan ke depan akibat Pandemi Covid-19 yang dapat lebih berat. “Pandemi Covid-19 turut berimplikasi kepada bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi dengan melemahnya pertumbuhan ekonomi global,” ucapnya lagi.

“Perlu usaha lebih keras dari pemerintah, tidak boleh ada yang beranggapan periode kedua bisa berjalan seperti biasa,” ungkap Puan. “Apa yang pemerintah akan lakukan selama lima tahun ke depan bisa menentukan kemajuan indonesia untuk lima puluh tahun ke depan,” lanjutnya

BACA JUGA :  ASEAN Harus Tumbuh Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Digital

Prioritas Program

Lebih jauh, Puan meminta pemerintah mampu menentukan dan memprioritaskan sektor-sektor yang menjadi fokus utama dan seberapa besar dampaknya bagi kesehatan, sosial, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Dalam kaitan tersebut, Puan melihat pentingnya peran serta masyarakat dalam gotong royong untuk mewujudkan Indonesia maju dan lebih sejahtera.

Puan memastikan DPR RI akan menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran agar kebijakan pemerintah dapat benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat. “Pemerintah harus berani membuat terobosan-terobosan sesuai dengan prioritasnya di kondisi yang tidak biasa ini agar target pemulihan ekonomi nasional terealisasi dengan selalu memperhatikan dampak kesehatan dan sosial dari masyarakat,” pungkasnya. (Alian).