TKW Asal Pemalang : Tolong, Saya dipukuli Majikan
TKW Asal Pemalang : Tolong, Saya dipukuli Majikan

PEMALANG, mediakita.co- Sebuah vidio curahan hati seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang mengaku disiksa majikannya di Arab Saudi viral. Dalam video tersebut, perempuan yang mengaku dirinya bernama Sumarkinah, warga RT 01/02 Kel. Sugihwaras, Kab. Pemalang Jawa Tengah, nampak bibirnya terluka lebam.

Dalam video yang sudah tersebar tersebut, Sumarkinah meminta tolong, ”Temen-temen, tolong ini videoku kalau masuk youtube tolong disampaikan ke kepolisian KBRI. Ini aku namanya mbak Sumartinah, dari Jawa Pemalang Kelurahan Tanjungsari Sugihwaras, RT 1 RW 2. Tolong ya sampaikan, ini videoku disebar dimana-mana, aku dipukuli sama majikan, gara-gara nolongin sama …. (putus-red)” ungkapnya.

Tidak Bisa Dihubungi

Direktur Yayasan Lembaga Perlindungan dan Pengembangan Potensi Daerah (YLP3D) Pemalang, Rudi Adiyanto (32), menyatakan pihaknya telah mendampingi keluarganya untuk melaporkan kasus tersebut ke Kepala Kelurahan Sugihwaras dan Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi (Dinsnakertrans) Kabupaten Pemalang.

Menurutnya, setelah video tersebut telah sampai di keluarganya, Sumarkinah masih bisa dihubungi. Namun, sejak hari Jumat, Tanggal 28 Agustus pukul 06.00 WIB, korban sudah tidak bisa dihubungi. Menurutnya, bisa saja Sumarkinah kini tengah menghadapi persoalan lebih sulit, baik karena disita HP nya karena ketahuan menghubungi keluarga atau bahkan resiko lebih buruk lainnya.

BACA JUGA :  Polsek Randudongkal Ringkus Pencurian Sepeda Motor

“Pada Jum’at dini hari, pukul 01.00 WIB, Sumarkinah masih bisa dihubungi keluarganya untuk mengkonfirmasi tentang isi video tersebut. Dan Korban membenarkan bahwa dirinya telah dipukuli oleh majikannya di Arab Suadi,” jelas Rudi, kepada mediakita.co.

Menurut Rudi, Sumarkinah diketahui berangkat ke Arab Saudi pada tanggal 10 Maret 2019 melalui Provinsi Banten. Video yang dibuat korban, pertama kali diterima keluarganya dari saudaranya yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di Taiwan melalui video call WA.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Pemalang, Mukminun menyebut pihaknya telah mendapat laporan kasus Sumarkinah. Menurutnya, setelah mendapat laporan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kepala Kelurahan dan menemui Keluarganya untuk meminta keterangan dan melengkapi datanya.

“Kami sudah lacak ke keluarga Sumarkinah di Sugihwaras dan semua data yang kami dapat telah di kirim ke BP2MI di Jakarta, sekaligus nomor telepon korban. Mudah-mudahan segera terbantu,” harapnya.

Menurut Mukminun, informasi sementara berdasar laporannya ke Kemenaker dan BP2MI, sudah langsung diteruskan ke KBRI dan Atase kedubes di Arab Saudi. Sementara, untuk sponsornya sudah diketahui  berada di Jakarta.

BACA JUGA :  Gendingan Jawa Mengiringi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Perangkat Desa

“Untuk itu, sementara ini kami masih menunggu hasil dari BP2MI yang sedang bekerja. Semoga segera ada perkembangan baik,” menutup perbincangan dengan mediakita.co.

Penulis : Tim Redaksi