Update Corona 5 Maret : Sehari Tambah 181 kasus, Total 2.273 orang,  198 Meninggal. IDI sebut 18 Dokter Gugur
Update Corona 5 Maret : Sehari Tambah 181 kasus, Total 2.273 orang, 198 Meninggal. IDI sebut 18 Dokter Gugur

NASIONAL, mediakita.co– Hari ini, pemerintah melaporkan jumlah penambahan kasus positif corona sebanyak 181 kasus, sehingga jumlah keseluruhannya sebanyak 2.273 kasus positif corona.

“Sehingga yang terkonfirmasi positif 2.273 dengan pemeriksaaan molekuler,” jelas Achmad Yurianto, dalam keterangan pers hari ini, Minggu (5/4/2020).

Sementara, dilaporkan pula jumlah korban meninggal telah bertambah lagi 7 orang. Dengan demikian total korban meninggal akibat virus corona di Indonesia sebanyak 198 orang.

Sementara, jumlah orang yang dinyatakan telah sembuh juga bertambah menjadi 164 orang, atau bertambah 14 orang dari hari sebelumnya.

Menurut Yuri, pemerintah meyakini di luar masih terjadi penularan kasus positif tanpa gejala. “Masih ada sebagian dari kita yang tidak sadar kalau kita rentan tertular,” katanya.

Terpisah, hari ini Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga kembali mengumumkan dua anggotanya meninggal dunia dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) corona.

Dikutip dari detik.com, IDI menyebut kedua dokter tersebut sempat dirawat di RSPP (Rumah Sakit Pusat Pertamina) dan di Rumah Sakit Pelni (Pelayaran Nasional Indonesia), Jakarta.

BACA JUGA :  Tenun Sarung Goyor, Perajin Rata-Rata Hanya Buruh

“Iya keduanya PDP (pasien dalam pengawasan) COVID-19. Dokter Heru Sutantyo dirawat di RSPP Jakarta dan dr Wahyu Hidayat SpTHT dirawat di Rumah Sakit Pelni, Jakarta,” kata Humas IDI, Halik Malik, saat dihubungi, Minggu (5/4/2020).

Halik menyebut kedua dokter tersebut melayani pasien umum sehari-harinya. Jadi, katanya, beberapa dokter meninggal tidak selalu bersentuhan dan menangani pasien positif Corona.

“Sebagai dokter, mereka praktik seperti biasanya, melayani pasien umum. Beberapa dokter yang meninggal karena COVID-19 ini tidak secara langsung menangani pasien positif Corona di ruang isolasi atau ruang perawatan COVID-19,” imbuhnya.

Halik menyebut saat ini sudah 18 dokter yang gugur di tengah pandemi Corona. Kemudian 6 dokter lainnya adalah dokter gigi.

“Setidaknya sudah ada 18 dokter dan 6 dokter gigi yang gugur mendahului sejawat dalam menghadapi pandemi Corona ini,” tuturnya.