Utus Intel Temui Ketua BPS Tanya Soal Dasar Kritik Judi, Ketua KNPI Torut: Bukti Polres Kurang Tanggap
Belo Tarran Ketua KNPI Toraja Utara (Foto:Kabar Pemuda)

TORAJA, mediakita.co – Kritik pedas Ketua BPS Gereja Toraja Pdt. Musa Salusu terhadap kepolisian soal pembiaran judi khususnya sabung ayam dan adu karbau di Toraja Utara beberapa waktu lalu, direspon oleh Kapolsek dengan mengutus intel menemui Ketua BPS.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Ketua BPS didatangi oleh dua anggota intel dari Polres Toraja Utara.

Iya, ada datang klarifikasi. Dia pertanyakan kritik saya terhadap Polres soal judi sabung ayam. Saya bilang iya benar, saya memang menyoroti cara polisi menangani masalah ini,” ungkap Pendeta Musa Jumat (14/4/2021).

Kedatangan anggota intel menemui Ketua BPS Gereja Toraja Tersebut ditanggapi beragam oleh berbagai pihak.

Salah satunya adalah Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Toraja Utara Belo Tarran. Belo mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan Polres Torut tersebut dengan mengutus intel mengundang persepsi beragam bagi warga Gereja Toraja. Menurut Belo ada yang memaknai sebagai pembuka komunikasi tetapi ada pula yang memaknai sebagai bentuk intimidasi.

‘Karena mengutus intel menemui Ketua BPS itu mengundang persepsi beragam dari warga Gereja Toraja, bisa sebagai pembuka komunikasi, bisa juga sebagai bentuk intimidasi’ tutur Belo kepada mediakita.co

BACA JUGA :  Ratusan Pemuda-Pemudi Ikuti Apel Akbar Pemuda Tahun Indonesia Tahun 2017

Menurut Belo kritik yang disampaikan BPS itu benar karena banyak masyarakat yang mengeluhkan maraknya judi di Torut. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa seharusnya kepolisian tidak boleh kebakaran jenggot dengan kritikan Ketua BPS tersebut. Melainkan Kapolres menurut Belo harus datang langsung berdiskusi dengan Ketua BPS bukan dengan mengutus intelnya.

‘Beberpa hari yang lalu Ketua BPS berkomnter soal Polres Torut kurang serius tangani Judi. Bagi saya apa yang diungkapkan ketua BPS itu benar, karn banyak warga GT yang mengeluhkan itu. Harusnya Polres Torut tidak boleh kebakaran jenggot atas kritikan Ketua BPS, kalalu memang tidak betul, harusnya Kapolres langsung yang datang ke BPS, berdiskusi’ tutur Belo

Selanjutnya Belo menyesalkan tindakan Kapolres tersebut yang mengutus intel meminta klarifikasi soal kritik itu. Menurut Belo tindakan tersebut menujukkan bahwa Polres kurang tanggap menyikapi kritik.

‘Bagi saya, masa intel yang disuruh menemui Ketua BPS meminta penjelasan, harusnya Kapolres langsung, kalau alas an ada tamu, ya janganlah utus intel, tunda saja pertemuan. Intinya saya menilai Polres kurang tanggap’ tandas Belo. (Prb/mediakita.co)