Wabah Dan Harlah GP Ansor DI Bulan Berkah

OPINI, mediakita.co – Wabah Pandemi covid-19 belum juga berlalu hingga masuk bulan suci Ramadhan, sudah hampir 2 bulan mencekam dibumi nusantara ini, sudah banyak efek yang ditimbulkan akibat pandemi covid-19 ini, mulai dari kegiatan ekonomi, sosial, politik hingga keagamaan dan ibadah semua merasakan dampaknya.

Covid-19 bukan perkara mudah, bukan sekedar pagebluk biasa, namun sudah jadi pandemi dan menyasar semua aspek kehidupan dalam waktu cepat.

Perlu solusi cepat untuk melawan dampak covid-19 dan yang lebih dari semua itu, Indonesia perlu bersatu untuk berlari cepat melawan pandemi Covid-19. kita semua punya kwajiban untuk bahu membahu memutus rantai penyebarannya agar tidak semakin meluas melanda negeri ini dan seluruh alam dunia, kita tentu prihatin dengan keadaan ini, mau tidak mau segala kegiatan kita tertunda demi untuk keselamatan seluruh bangsa, mulai dari social distanching hingga fisichal distanching.

Namun bagi kader Ansor Banser yang punya iman dan keyakinan hal ini bisa di jadikan pelajaran bagi kita semua, banyak hikmah ditengah pandemi ini mulai dari membiasakan pola hidup bersih dan sehat, memakai masker dan selalu mencuci tangan atau berwudlu, bahkan hikmah yang tak kalah pentungnya adalah bisa selalu berkumpul dengan keluarga memanfaatkan quality time with family, ini menjadi barang yang langka bagi aktivis ansor banser, karena disadari atau tidak para aktivis kader ansor jarang mendapatkan waktu berharga ini, sehingga hal ini bisa menjadi penting untuk meningkatkan keharmonisan dalam rumah tangga.

BACA JUGA :  Pesan Sosial Lailatul Qadar

Harlah Gerakan Pemuda Ansor memperingati hari lahirnya yang ke 86 bertepatan dengan tanggal 1 Ramadhan 1441, sebuah momentum yang jarang terjadi tetap ini terlaksana pada tahun 2020 ini, sehingga harlah ke 86 ini terasa istimewa meski ditengah mewabahnya covid-19 diseantero jagad ini, bagi kader ansor banser hal demikian tidak pernah menyurutkan gelora dan semangatnya untuk terus bergerak berkhidmat dibawah panji-panji Gerakan Pemuda Ansor, harlah kali ini justru menjadi pelecut sahabat2 ansor banser menunjunjukan konsistensinya menjadi garda terdepan bela agama bangsa negeri, menolong sesama dengan penuh rasa cinta dan tanpa pamrih terus dilakukan kader-kader ansor sejak dahulu kala hingga saat ini.

86 adalah sebuah kode dalam bahasa komunikasi modern saat ditemukannya radio komunikasi, dimana arti angka tersebut adalah “dimengerti, siap menerima perintah” dan acapkali dipakai oleh aparatus Negara terkait isu strategis dan keamanan. Gerakan Pemuda Ansor memasuki usia yang ke 86 saat kondisi Negeri ini sedang diguncang berbagai masalah. Ketika semua hal yang harusnya terlaksana dan terencana baik kehidupan secara pribadi sampai pada tingkat kolektif maupun bernegara, semua berubah secara drastis dan harus bisa dimengerti supaya hidup bisa tetap berlanjut. Melalui semangat Harlah ke 86 Gerakan Pemuda Ansor, mari kita semua bersatu dan bergerak bersama sebagai satu entitas bernama Bangsa Indonesia.

BACA JUGA :  Mimpi Buruk Dunia di Bulan September

Kita melaju dan hadapi pendemi ini supaya bisa segera berakhir, demi Tanah Air yang kita cintai beserta Generasi penerus kita mendatang.
BULAN PENUH BERKAH_Ramadhan telah tiba menyapa kita semua, sungguh bahagia rasanya berjumpa dengan bulan nan berkah ini. semangat, makna dan hikmah ramadhan tahun ini tentu berbeda dengan tahun sebelumnya, ramdhan kali ini benar-benar menjadi ujian yang sangat berharga bagi kita semua, nilai-nilai ramadhan saat ini akan banyak memberikan pelajaran berharga kepada kita tentang arti berbagi dan berempati dalam kondisi yang serba kesulitan, sungguh ibadah yang sangat berat bagi mereka yang tidak ikhlas dan menjadi nikmat bagi mereka yang pandai bersyukur.

Semoga kita semua tergolong orang-orang yang mampu melaksanakan segala ibadah dibulan suci ini dengan penuh keikhlasan, kesabaran dan kekhusyuan, sehingga kita benar-benar keluar sebagai mutaqien. Amin yaa robbal alamin.
Marhaban Yaa Ramadhan…..

Penulis : Mohamad Masruri

Editor : Teguh Santoso