Headline

Selasa, 19 Mei 2026
ajibpol
JAKARTA

Webinar: Bijak Digital Tanpa Judi Online

JAKARTA, mediakita.co- Dalam upaya meningkatkan literasi digital sebagai langkah percepatan transformasi digital Indonesia, pada Senin (6/4/2026) digelar seminar bertema “Bijak Digital Tanpa Judi Online.”

Pembicara tersebut diantaranya, Sarifah Ainun Jariyah Anggota Komisi I DPR RI, Gun Gun Siswadi selaku pegiat literasi digital dan Devi Irwan dengan latarbelakang praktisi hukum.

Seminar online atau yang disebut webinar, memiliki empat sesi, yaitu pembukaan, pemaparan materi dan tanya jawab serta sesi penutup.

Webinar ini juga melibatkan elemen masyarakat dengan tujuan mendorong agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan binis.

Selain itu juga memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan infrastruktur Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK).

 

Sesi Pemaparan

Pemaparan pertama dilakukan oleh Sarifah Ainun Jariyah. Dalam paparannya ia mengatakan literasi digital dan keuangan harus diperkuat sejak dini. Regulasi perlu ditegakkan dengan tegas dan yang tak kalah penting, masyarakat harus saling mendukung, bukan menghakimi korban.

Karena yang mereka butuhkan adalah solusi dan harapan, bukan stigma dan pengucilan.

Baca Juga :  Berdigital dengan Aman

Pemahaman bahaya judol dan pinjol ilegal harus dimulai sejak dini sebab literasi digital adalah tameng utama melawan konten negatif.

Kini giliran Gun Gun Siswadi, menyampaikan materinya. Dirinya mengatakan bahwa dampak negatif Judi Online bagi Individu merupakan dampak finansial, yaitu kehilangan uang, hutang menumpuk, kebangkrutan.

Rata-rata kerugian pemain judi online per bulan bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung pada jenis permainan dan frekuensi bermain, serta adanya dampak psikologis kecanduan, depresi, kecemasan, gangguan tidur, isolasi sosial.

Persentase pemain judi online yang mengalami depresi mencapai 40%, menunjukkan betapa seriusnya masalah ini, dan adanya dampak sosial merupakan Keretakan hubungan keluarga, kehilangan pekerjaan, kriminalitas.

Contoh kasus: pencurian atau penipuan akibat judi online sering terjadi untuk memenuhi kebutuhan berjudi.

Terakhir disampaikan oleh Devi Irwan, menerangkan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa dampak besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk munculnya berbagai bentuk kejahatan berbasis internet.

Salah satu yang paling mengkhawatirkan adalah judi online. Judi online semakin mudah diakses oleh berbagai kalangan, bahkan anak-anak dan remaja dan fenomenaini tidak hanya berdampak pada kerugian ekonomi, tetapi juga menimbulkan kerusakan moral, sosial, serta gangguan psikologis.

Baca Juga :  Membangun Generasi Emas Era Digital

Oleh karena itu, diperlukan sikap bijak dalam menghadapi fenomena ini melalui pendekatan hukum, agama, serta peran negara.

 

Tanya Jawab dan Penutup

Moderator membuka sesi tanya jawab setelah semua narasumber selesai memaparkan materinya.

Namun karena batasan waktu, moderator memilih beberapa pertanyaan menarik dari peserta.

Para peserta yang pertanyaannya berhasil dipilih, berhak mendapatkan door prize.

Setelah selesai sesi diskusi, moderator mengembalikan acara kepada MC untuk menutup acara. Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat dapat melakukan Literasi Digital sebagai dukungan kepada pemerintah mewujudkan transformasi digital Indonesia.

Artikel Lainnya

Indeks Berita Memuat...Tidak Adal Lagi Postingan.