Wong Pekalongan Ciptakan Kapal Baru
Wong Pekalongan Ciptakan Kapal Baru

Pekalongan, Mediakita.co – Perusahaan galangan kapal asli Pekalongan berhasil menciptakan kapal yang mampu mengangkut sampah dalam jumlah besar dari wilayah sedimentasi. Kapal baru tersebut berjenis hooper bager atau kapal keruk berkapasitas 500 meter kubik yang cocok untuk pengerukan waduk, bendungan, ataupun sungai-sungai besar.

Normalisasi sungai ataupun waduk di berbagai wilayah di Indonesia kerap menemukan persoalan, salah satunya adalah tidak adanya alat canggih untuk mengeruk di wilayah sedimentasi. Akan tetapi kali ini Putra Daerah Pekalongan dibawah PT Barokah Marine berhasil menciptakan sebuah kapal untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Direktur PT Barokah Marine, Agus Tri Harsito, mengatakan, perusahaannya adalah murni perusahaan galangan kapal daerah. Meski berada di daerah, perusahaan ini berhasil berinovasi dengan membuat beragam produk kapal. Saat ini, industri galangan kapal tersebut telah menghasilkan ratusan kapal baja, kapal tongkang, hingga kapal keruk.

Agus Tri menuturkan, untuk membuat satu kapal keruk canggih tersebut perusahaannya membutuhkan waktu tiga hingga empat bulan. Kapal tersebut bisa digunakan untuk berbagai keperluan.

BACA JUGA :  Sengketa Pilkada Pemalang di MK Tahap 2, Pelantikan Pemenang Pilkada Pemalang Tunggu Mendagri.

“Kapal keruk jenis hooper ini berukuran 1.000 PK, yang bisa menarik beban seberat 3.000 ton. Kapal ini juga tahan ombak, dan sudah digunakan untuk membantu dalam proyek di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang,” ujar Agus.

Kapal keruk yang diberi nama Teguh III tersebut mempunyai ukuran yang relatif besar. Berbeda dari kapal pada umumnya, di bagian tengah kapal ini terdapat tempat untuk menyimpan hasil kerukan dalam jumlah yang cukup besar.

BACA JUGA :
Memanfaatkan Bakteri, Petani 1960-an Hasilkan Produksi Beras Berkualitas
Bupati Galang Dukungan Bintang Pantura Indosiar dari Pemalang
Sejumlah Siswa Nyemir Di masjid Agung

Selain itu Kapal tersebut juga bisa digunakan untuk mengatasi ancaman banjir karena mudah dioperasikan untuk mengeruk sungai. Kapal ini dibuat dengan spesifikasi panjang 37,5 meter, lebar 12 meter, tinggi 3,5 meter.

PT Barokah Marine juga tengah menjajaki pembuatan kapal dari bahan selain kayu. Bahan-bahan, seperti paralon dan baja, akan jadi bahan baku utama. “Sudah juga kami desain, nanti kapal di bawah 30 gross ton (GT) berbahan dasar paralon, kapal di atas 30 GT memakai bahan besi. Jadi, tidak memakai kayu,” tambahnya.