Ambulance Pembawa Jenazah, ‘Adu Banteng’ dengan Truk Empat Orang Meninggal Dunia
Kondisi Ambulance yang Bertambarakan dengan Truk

BREBES, mediakita.co– Kejadian naas dialami oleh ambulans yang membawa jenazah. Mobil ambulans tersebut adu banteng dengan kendaraan besar hingga mengakibatkan 4 orang meninggal dunia. Kecelakaan maut terjadi di Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, Rabu (26/5/2021) sekira pukul 22.10 WIB.

Mobil ambulans pembawa jenazah jenis Grand Max mengalami kecelakaan di Jalan utama Bumiayu-Purwokerto tepatnya utara Underpass Karangsawah, Desa Kutamendala dengan kendaraan besar. Mobil ambulans berpenumpang 7 orang, termasuk jenazah. Adapun korban tewas di tempat 2 orang dan 2 orang lainnya meninggal setelah dirawat di RSUD Bumiayu dan dua penumpang lain mengalami luka ringan.

“Mobil ambulan dari Bogor mau ke Kebumen diduga bertabrakan dengan truk. Depan mobil ambulans ringsek diduga adu depan,” kata Kaposlantas Bumiayu Aipda Andi Prasetya.

Ia menuturkan kecelakaan diduga terjadi karena ambulan dari utara (Tegal) melaju dengan kecepatan cukup kencang dan juga karena minimnya penerangan serta kondisi jalan yang berbelok, membuat kondisi jalan menjadi rawan. Namun, naas dari arah berlawanan juga sedang melaju sebuah truk.

BACA JUGA :  Tanggul Kali Cisanggarung Kritis, Banjir Menunggu Waktu

Diduga sopir ambulans tidak mengetahui medan jalan dan tidak sadar pindah ke lajur kanan. Akibatnya, kecelakaan pun tak bisa dihindari dengan kendaraan dari arah berlawanan hingga mobil ambulans terpental dan berputar sampai ke pinggir jalan. Sementara kendaraan yang bertabrakan tersebut sudah tidak ada di TKP.

“Sopir ambulans ini sepertinya tidak tahu medan mengendarai ambulan agak ke kanan. Akhirnya saling bertabrakan dengan truk,” ujarnya.

Ia mengimbau agar seluruh kendaraan berhati-hati saat melaju dan selalu mengecek kecepatan dan kondisi jalan. “Seluruh pengendara agar berhati-hati. Cek selalu kecepatan, dan jika lelah berhenti istirahat,” ungkapnya. (jun/dn/mediakita.co)