Anies Bicara Tambahan Waktu untuk Tuntaskan Jakarta, Profesor Ini Pertanyakan Payung Hukum, Netizen Ungkit Kelebihan Bayar, Rumah DP0 %, dan OK-OCE

JAKARTA, mediakita.co- Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Khairil Anwar Notodiputro mempertanyakan maksud dari pernyataan Anies Baswedan soal tambahan waktu untuk membereskan masalah di DKI Jakarta.

“Minta tambahan waktu? Bukankah masih bisa mencalonkan untuk periode kedua ya? Atau maksudnya diberi perpanjangan waktu oleh pemerintah? Lalu bagaimana mekanismenya ya? Payung hukumnya apa? Silakan barangkali ada yg paham,” tanya Khairil Anwar Notodiputro, melelui akun pribadinya @kh_notodiputro.

Pertanyaan tersebut disampaikan Prof. Khairil dengan menyertakan foto tangkapan layar berita sebuah media dengan judul, Anies : Kalau Ada tambahan Waktu, Masalah Jakarta Bisa Tuntas.

ajibpol

Memang, pernyataan Anies di Whorkshop Nasional DPP PAN, Senin 4 Oktober 2021 ini tetiba menjadi banyak diperbincangkan. Pasalnya, menjawab pertanyaan masalah paling sulit di Jakarta, Anies menyatakan kalau ada tambahan waktu mudah-mudahan bisa dituntaskan dengan baik.

BACA JUGA :  Alvara Research: Pendukung PKB dan Gerindra Memilih Ganjar – Yasin di Pilgub Jateng.

“Jadi kalau ditanya paling sulit, segalanya punya tantangan ya. Tapi semuanya tidak bisa tuntas langsung,” kata Anies di Chanel YouTube PAN TV, dikutip mediakita.co Minggu (10/10/2021), menjawab pertanyaan Zita Anjani, Wakil Ketua DPRD Jakarta yang dalam Whorkshop Nasional DPP PAN bertajuk Sharing Session Kepala Daerah, Anies Baswedan Gubernur DKI, Senin 4 Oktober 2021, menjadi moderator.

“Yang paling sulit, sebenarnya di Jakarta ini semuanya perlu waktu. Perlu waktu di Jakarta. Jadi kalau ditanya paling sulit, segalanya punya tantangan ya. Tapi semuanya tidak bisa tuntas langsung,” kata Anies.

Meski begitu, Anies menyampaikan sejumlah capaian kinerjanya selama menjabat. Namun menurut dia, semua butuh waktu. Apalagi tahun 2022 masa jabatannya akan berakhir.

Transportasi Alhamdulillah sekarang sudah jalan. Kemudian bicara tentang kemacetan jalan. Persoalan banjir satu persatu kita bereskan. Tapi perlu waktu semua. Perlu waktu. Jadi kalau, kalau ada tambahan waktu mudah-mudahan bisa dituntaskan dengan baik.

Alih-alih mendapat dukungan, pernyataan Anies justru menuai kontroversi. Salah seorang pengguna Twitter bernama Rismaya justru menghardik pernyataan Anies dengan soal kelebihan bayar, yang selama ini banyak disebut-sebut terjadi dalam pemerintahannya.

BACA JUGA :  VIDEO: Campur Miras Oplosan Dengan Jengkol, 4 Orang Tewas

“Serakah lo Nies.! Minta tambahan waktu utk memperpanjang kelebihan bayar? Bahagia Gubernurnya, sengsara warganya. Stop.!!!,”  tweets Rizmaya @Rizmaya__

Tak hanya disini, menanggapi persoalan yang sama, pesohor penggiat media sosial Eko Kuntadhi juga menyoal pernyataan Anis. Eko Kuntadhi kasih saran, sebaiknya Anies untuk membereskan rumah DP0% dan OK-OCE yang dulu menjadi janji kampanyenya.

“Maksudnya minta jabatannya diperpanjang gitu? Sekarang masih ada waktu sampai 2022. Coba beresin rumah DP0% sama OK-OCE dulu deh. Itukan, janji kampanye sebagai program unggulan,” ungkap Eko Kuntadhi melalui akun pribadinya @_ekokuntadhi, Minggu (10/10/2021).