BPS Pemalang : Baru 42 Ribu Warga Yang Melakukan Sensus Penduduk Online, Ini Solusinya 
BPS Pemalang : Baru 42 Ribu Warga Yang Melakukan Sensus Penduduk Online, Ini Solusinya 

PEMALANG, medikita.coSensus Penduduk tahun 2020 secara online sudah dimulai sejak tanggal 15 Februari 2020. Sesuai jadwal yang ditentukan, proses sensus secara online akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2020.  Selanjutnya, Badan Pusat Statistik (BPS) juga melakukan sensus penduduk manual melalui sistem wawancara.

Kepala BPS Kabupaten Dra. Prita Rextiana menyebut progres Sensus Penduduk di Kabupaten Pemalang tergolong Cukup baik.

Menurutnya, pihaknya mencatat, warga yang sudah melakukan sensus secara online hingga hari ini sudah 43 ribu atau 14,22 %, Kamis, (12/03/2020).

“Alhamdulillah, progres sudah On the track. Hari ini sudah mencapai  43 ribu atau 14,22 % warga Pemalang yang melakukan sensus secara online,” kata Prita,

Prita berharap, semoga sampe tanggal 15 Maret  besok para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat penting sudah melakukan Sensus Penduduk (SP) secara Online.

BACA JUGA :  BPS Pemalang Adakan Pelatihan Susenas

“Semoga sampe tanggal 15 Maret  besok para ASN dan pejabat penting sudah SP Online,” harapnya.

Ditanya mengenai kendala dilapangan, Prita tidak menjawab secara spesifik. Meski demikian, pihaknya tidak menutupi adanya kecenderungan warga keturunan sulit di wawancarai.

“Untuk itu maka, yang perlu kami kejar adalah segmen WNI keturunan, yang saat sensus Wawancara sulit diwawancarai,” jelasnya.

Ditanya apa alasan WNI keturunan relatif lebih sulit diwawancarai, dengan bijak ibu yang kepala BPS ini mengatakan bahwa mungkin karena kurang nyaman saja.  “Atau mungkin sosialisasi kami yang kurang sampai,” kilahnya, rendah hati..

“Sebenarnya target Sensus Penduduk Online ini adalah penduduk yang disinyalir sulit di wawancara,” tambahnya.

Namun demikian, BPS Pemalang sebisa mungkin akan memastikan program Sensus Penduduk ini dapat berjalan sesuai ketentuan dan harapan.

Seperti diketahui, pada sensus penduduk yang ketujuh tahun 2020 ini, BPS melakukan pembaruan penting cara pengumpulan datanya. BPS membagi pengumpulan data menjadi dua tahap. Tahap pertama secara Online pada 15 Februari-31 Maret 2020 dan pencacahan lapangan dilaksanakan pada 1–31 Juli 2020.

Dengan metode ini, sensus penduduk lebih praktis dan efisien. Masyarakat dapat berpartisipasi secara mandiri melalui situs web sensus.bps.go.id dengan menggunakan perangkat yang terhubung jaringan internet.

BACA JUGA :  Polsek Pemalang Amankan Jalan Sehat BPS Kabupaten Pemalang

Oleh : Redaksi mediakita.co/01