Ganjar Pranowo: Jangan Kaget Tahun-Tahun Depan Kawasan Borobudur Berubah Semakin Cantik
Ganjar di antara Umat Budha di Candii Borobudur (Foto:SemarangBisnis.com)

JATENG, mediakita.co – Candi Borobudur adalah salah satu kawasan wisata super prioritas yang akan menjadi titik pusat pembangunan Kawasan sekitarnya. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui akun twitternya https://twitter.com/ganjarpranowo

‘Candi Borobudur, sebagai salah satu tempat wisata super prioritas, akan jadi titik pusat pembangunan kawasan sekitarnya’ cuit Ganjar.

Ganjar juga menyampaikan bahwa penataan Kawasan Candi Borobudur akan segera dieksekusi karena itu jangan kaget jika tahun-tahun depan kawasan sekitar Candi Borobudur semakin cantik.

‘Jangan kaget ya jk tahun2 depan kawasan sekitar Candi Borobudur berubah semakin cantik. Insyaallah penataan kawasan Candi Borobudur akan segera kita eksekusi’ tulis Ganjar

Ganjar sehari sebelumnya mendampingi tiga Menteri Kabinet Kerja Jilid 2 mengunjungi Kawasan Candi Borobudur. Tiga menteri tersebut adalah Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, Mendikbud, Nadiem Makharim dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Dalam kunjungan tersebut Menteri Luhut menyampaikan bahwa desain Candi Borobudur jangan berbeda dan keluar dari desain asli Candi Borobudur.

BACA JUGA :  Ketua DPC PDI Perjuangan Salatiga, “Satu Bendera Dibakar, Ribuan Dipasang”

‘Jadi jangan sampai desainnya keluar dan berbeda dari desain Candi Borobudur ya’ tutur Luhut.

Selain berkunjung dan rapat disekitar Candi Borobudur, Gubernur Ganjar dan Tiga Menteri tersebut juga berkeliling ke rumah-rumah warga di sekeliling Kawasan Candi Borobudur. Mereka berjumpa dan melihat langsung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar seperti penginapan, usaha kecil, dll.

Dalam kunjungan tersebut Ganjar mengatakan bahwa pihaknya akan mengkompakkan dan menyamakan persepsi dengan kementerian terkait dalam mengeksekusi dan percepatan akselerasi penataan Candi Borobudur. Karena itu menurut Ganjar, semua rancangan harus menginduk kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

‘Kita ingin mengkompakkan, menyamakan persepsi dan mengeksekusi dengan percepatan akselerasi, yang penting. Semua rancangan harus menginduk kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan’ tutur Ganjar.

Sementara itu disekitar ring-ring Candi Borobudur akan ada aktivitas ekonomi yang akan dieksekusi oleh Bupati dan Pemerintah Provinsi. Ganjar juga menyampaikan bahwa Konservasi Candi Borobudur bukanlah tujuan akhir melainkan hanya sebagai daya tarik untuk membangun ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (prb/mediakita.co)