Hari Ini Positif Corona Tambah 107 Kasus Baru, Total  686. Sebaran Terbanyak DKI, Ini Perintah Rapid Test Presiden Bagi Paramedis

Hari Ini Positif Corona Tambah 107 Kasus Baru, Total 686. Terbanyak DKI, Ini Perintah Rapid Test Presiden Bagi Paramedis
Hari Ini Positif Corona Tambah 107 Kasus Baru, Total 686. Terbanyak DKI, Ini Perintah Rapid Test Presiden Bagi Paramedis

NASIONAL,medikita.co- Pemerintah Indonesia telah mengumumkan kasus corona hari ini bertambah 107 kasus baru lagi, Selasa (24/03/ 2020).

Dengan demikian maka jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) menjadi 686 orang.

Dari jumlah tersebut, kasus kematian mencapai 55 orang, dan jumlah yang sembuh sebanyak 30 orang.

“Penambahan kasus baru 107 kasus. Sehingga total Jumlah korban jadi 686 kasus positif Corona,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Selasa (24/3).

Menurut Yuri, data tersebut dihimpun hingga pukul 12.00 WIB siang tadi.

Penambahan kasus positif Corona, tersebut berasal dari Bali (6 kasus), Banten (65), DI Yogyakarta (6), DKI Jakarta (424), Jambi (1), Jawa Barat (60), Jawa Tengah (19), Jawa Timur (51).

Selanjutnya, tambahan juga berasal dari Kalimantan Barat (3), Kalimantan Timur (11), Kalimantan Tengah (3), Kalimantan Selatan (1), Kepulauan Riau (5), Nusa Tenggara Barat (1), Sumatera Selatan (1), Sulawesi Utara (2).

Disusul berikutnya, Sumatera Utara (7), Lampung (1), Riau (2), Maluku Utara (1), Maluku (1), Papua (3), dan dalam proses verifikasi (5 kasus),Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (4).

Sementara, angka kematian bertambah tujuh akibat Covid-19 dari hari sebelumnya. Sehingga total kematian sampai hari ini sebanyak 55 kasus.

Kasus Kematian paling tinggi berasal dari DKI Jakarta, yaitu sebanyak 31 kematian.

“Total jumlah kematian mencapai 55 orang,” ujar Yurianto.

Untuk angka kesembuhan, Yuri menyebut tak ada penambahan jumlah pasien yang sembuh per hari ini.

Terpisah, Presiden Joko Widodo menyatakan untuk mendekteksi infeksi virus corona, telah melakukan uji cepat atau rapid test.

Secara khusus, Presiden juga meminta rapid test diutamakan untuk tenaga medis dan masyarakan di zona rawan wabah Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dalam video conference, Jakarta, Selasa (24/3).

Dilaporkan, jumlah pasien yang dirawat di RS Darurat Wisma Atlet hingga sore kemarin sebanyak 102 orang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bantu Rakyat Kecil Di Masa Pandemi Covid-19, Pemerintah Rencanakan Gelontor BLT

Propinsi Papua Menutup Bandara dan Pelabuhan Mulai 26 Maret – 9 April Untuk Cegah Penyebaran Covid 19