Info Jalur Mudik Jawa Tengah
Laporan Seputar Jalur Mudik di Jateng

SEMARANG, mediakita.co – Jalan di Jawa-Tengah secara umum sudah siap dilalui pemudik Lebaran. Tak hanya jalur utama, jalur alternatif pun siap menyambut pemudik yang akan berlebaran ke kampung halamanya di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang di prediksi akan dilalui oleh 6,6 Juta Pemudik.

Dari hasil pantauan, 340 Ruas Jalan sepanjang 2,404.741 Km yang menjadi wewenang Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ini dilakukan untuk memberi jaminan keamanan serta kenyamanan bagi pemudik. Pemantauan dilakukan oleh Tim yang dibentuk langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Tim diterjunkan mulai 16–24 Juni 2016 untuk melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan antara lain meliputi penerangan jalan, maka jalan, penunjuk arah hingga pemantauan terhadap proses pembangunan jalan yang saat ini sedang terus dikebut oleh Pemerintah Provinsi dan memastikanya H-10 sudah dapat digunakan dengan baik Dari hasil pemantauan, pemudik diharapkan tetap harus mewaspadai titik-titik yang diprediksi terjadi kemacetan akibat beberapa faktor seperti meningkatnya volume kepadatan kendaraan yang melintas, pasar tumpah dan kondisi jalan.

BACA JUGA :  Aktivis Press Kampus Moestopo Adakan Visit Media di MPR

Seperti Ruas Weleri–Patean sepanjang 25, 230 Km dilanjut Ruas Patean–Parakan sepanjang 22.560 yang menjadi penghubung Jalur Pantura melaui Kabupaten Kendal ke Kabupaten/kota Eks Karesidenan Kedu seperti Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo bisa sebagai Jalur Alternatif untuk megurangi volume kepadatan di Pantura terpantau siap digunakan H-10 Lebaran.

Pembangunan berupa Rigid Beton maupun pekerjaan pelapisan Aspal dipastikan saat ini sudah selesai dan dapat digunakan sebagai jalur mudik. Begitu juga ruas Gombong–Sempor–Ketileng/Batas (Bts) Kabupaten Banjarnegara sepanjang 14,030 Km dilanjut Ruas Ketileng–Mandiraja sepanjang 9.840 Km sebagai alternative penghubung Jalur Selatan dengan Jalur Tengah penghubung antara Kabupaten Banjarnegra dan Kabupaten Kebumen.

Titik rawan kemacetan di jalur pantura di Kabupaten Pekalongan karena ada proyek penggantian Jembatan Sungai Pah, proyek penggantian Jembatan Sipait di Kabupaten Pekalongan yang ke arah Semarang, bisa melalui jalur Alternatif Ruas Pamalang–Randudongkal 23.070 Km dilanjut ke arah timur menuju Kabupaten Pekalongan melalui Ruas Bantarbolang–Kesesi/Bts Kabupaten Pekalongan 21.030 Km. (rls)