Jurus Pamungkas Mengatasi Bocornya APBD
Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Pemalang

PEMALANG, mediakita.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang akhirnya ikut nomboki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal itu dilakukan setelah buntunya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam mencari solusi defisit keuangan.

Ditemui mediakita.co, Ketua DPRD, Tatang Kirana menerangkan secara kelembagaan, para anggota dewan telah merelakan uang pokok-pokok pikiran (pokir) dipangkas.

“Demi membantu Pemda Pemalang, kami DPRD bersepakat memotong anggaran pokir,” terangnya.

Selain itu, dana kunjungan kerja (kunker) milik para wakil rakyat ini juga telah dirasionalkan.

ajibpol

“Kunjungan kerja yang seharusnya dilakukan, sudah kami batalkan. Semata demi menjaga keuangan daerah,” ujar Tatang pada mediakita.co, Kamis, (16/9/2021).

Dihubungi melalui sambungan telepon, Ketua Fraksi Golkar, Rabadi, menjelaskan keputusan terkait pemotongan pokir dan kunker diambil setelah adanya rapat pimpinan dengan badan anggaran.

“Soal pokir dan kunker yang dipangkas dibahas dalam mekanisme rapat pimpinan yang dihadiri para pimpinan dewan, para ketua fraksi dan banggar,” jelasnya pada mediakita.co.

Sebelumnya, Bupati Mukti Agung Wibowo berencana ngutang dan ngambil modal. Akan tetapi kedua rencana tersebut batal karena berbagai pertimbangan.

BACA JUGA :  Inilah Kapolres Pemalang yang Baru

“Tidak jadi, kami pemda tidak melakukan pinjaman dan penarikan modal. Alhamdulillah ada solusi lain setelah DPRD mau me-refocusing anggaran. Bisa dikatakan inilah jurus pamungkas kami,” kata Puntodewo selaku anggota TAPD.

 

Oleh : Arief Syaefudin