Kondisi Semakin Membaik, Menhub Ucapkan Terimakasi Kepada Presiden Jokowi, Kemenkes dan Tim Medis
Menhub Budi Karya Sumadi

Nasional, mediakita.co – Kondisi Menhub RI Budi Karya Sumadi semakin baik setelah beberapa hari di rawat di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Budi adalah pejabat pertama di negeri ini dinyatakan positif terinfeksi Covid 19.

Selama menjalani perawatan dan isolasi tugasnya sebagai Menhub diserahkan kepada Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Luhut dalam beberapa hari ini dihujat oleh banyak orang khususnya netizen karena kebijakannya membatalkan keputusan Anies Baswedan melarang Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) masuk dan keluar Jakarta.

Seperti beredar banyak di media social dan diberitakan media Menhub menyampaikan bahwa kondisinya semakin baik dan mengucapkan terima kasihnya kepada presiden dan memuji, kemenkes, RSPAD, dan tim medis karena sudah bekerja dengan baik.

Budi yang masih menggunakan alat bantu pernafasan dan pakaian khusu tersebut berucap,

Bapak Presiden terima kasih atas dukungannya dalam pencegahan covid.  Saya juga merasakan bahwa Kemenkes, RSPAD dan semua tim bekerja dengan baik’ tutur Budi

Budi juga menyampaikan bahwa kondisi yang dialaminya dan penanganan para tenaga medis merupakan semangat bagi kita semua untuk melawan covid 19

BACA JUGA :  Penyaluran Bansos Lambat, Presiden Jokowi Panggil 3 Menterinya

‘Dan ini menjadi suatu semangat bagi kita semua untuk melawan Covid 19. Dan kita yakin apabila kita melakukannya dengan baik insya Allah kita bisa menyelesaikannya dengan kemenangan’

Budi juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada tim medis RSPAD karena telah bekerja secara luar biasa di tengah tantangan yang juga luar biasa.

‘Untuk tim medis RSPAD saya ucapkan terima kasih yang luar biasa karena kerjanya luar biasa dengan tantangan yang luar biasa sekali’ ucap Budi meski dengan nafas yang masih berat.

Seperti kita ketahui bahwa Budi adalah Menteri yang paling senior di Kabinet Indonesia Maju dengan umur 63 tahun. Perkembangan yang baik dari Budi ini sekaligus memberikan harapan bahwa usia lanjut pun masih bisa melawan keganasan virus paling mematikan tersebut.