Masa PPKM Mahfud MD Asyik Nonton Sinetron, Sedangkan Jokowi Blusukan Bagi-Bagi Sembako
Mahfud MD Asyk Nonton Ikatan Cinta (Foto: Portal Jogja)

NASIONAL, mediakita.co – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengaku bahwa PPKM telah memberinya kesempatan menonton sinetron ‘Ikatan Cinta’.

Hal itu diungkapkan Mahfud MD melalui akun twitter pribadinya https://twitter.com/mohmahfudmd .

Menurut Mahfud menonton sinetron tersebut asyik meski alur ceritanta muter-muter. Tak hanya itu Mahfud juga memberikan catatan kritis tentang peristiwa hukum yang ada dalam sinetrom tersebut.

Menurut Mahfud pemahaman penulis tentang hukum dalam sinetron tersebut kurang pas karena tidak sesuai dengan kaidah hukum pidana

‘PPKM memberi kesempatan kpd sy nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik jg sih, meski agak muter-muter. Tp pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yg mengaku dan minta dihukum krn membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dlm hukum pidana itu bkn bukti yg kuat’ tulia Mahfud MD

Apa yang dilakukan Mahfud MD tersebut menuai banyak kritik dari masyarakat hingga nama Mahfud MD menempati puncak trending di twitter.

‘Banyak Yang Meninggal Karena Covid Banyak Yang Menderita Karena PPKM. Pak Menteri Mahfud Malah Asyik Menyimak Sinetron Ikatan Cinta’ tulis seorang warganet Bernama Agus Susanto https://twitter.com/Cobeh09 senada dengan netizen yang lain.

BACA JUGA :  Dianggap Kongkalikong Presiden dan DPR Didemo Mahasiswa Hingga #MahasiswaBergerak Trending di Medsos

Sementara dalam waktu yang sama (malam Jum’at) Presiden Joko Widodo masih sibuk blusukan ke perkampungan warga untuk membagi-bagikan sembako.

Presiden Jokowi datang ke Kampung Sunter untuk memberikan paket sembako kepada masyarakat sekitar. Selain itu, Jokowi juga Jokowi membagikan paket obat COVID-19.

“Malam ini saya berada di Kampung Sunter Agung dalam rangka mengawali pemberian sembako kepada masyarakat yang nanti akan diberikan secara menyeluruh yang sudah kita siapkan 200 ribu ton beras yang nanti disalurkan dari Bulog,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengatakan, untuk obat yang diberikan kepada masyarakat tersebut terbagi menjadi tiga paket.

“Saya bagikan paket obat baik yang untuk gejala ringan paket satu dan paket dua bergejala sedang dan juga paket ketiganya yang pada awal ini kita akan bagikan 300 ribu paket obat,” tutur Jokowi. (Prb/mediakita.co)