Masyarakat Bersyukur Jalan Poros Penghubung Antar Kedua Desa di Kecamatan Bulakamba sudah Diperbaiki

BREBES, Mediakita.co,- Jalan poros Desa Siwuluh yang menghubungkan pedukuhan Sander-Saliman Desa Bangsri Kecamatan Bulakamba yang dulunya nampak rusak parah dan penuh dengan lumpur sehingga susah untuk dilalui, kini telah selesai dikerjakan dan apik untuk dilaluinya. Masyarakat nampak sudah mulai merasakan manfaatnya.

Bagi warga yang setiap hari lewat jalan tersebut, tentu sangat senang ketika jalan sudah diperbaiki. Apalagi jalan ini akses satu satunya yang terdekat untuk ke pasar, sekolah, serta akses mobilisasi hasil pertanian.

Menurut Kasmuri warga setempat, jalan tersebut sudah rusak sangat lama. Dan sekarang sudah diperbaiki, jalan poros ini sangat membantu masyarakat terutama yang melakukan kegiatan mobilisasi baik pertanian atau perdagangan. Karena jalan tersebut merupakan akses utama dalam melakukan aktivitas semua masyarakat, baik warga Desa Siwuluh ataupun Desa Bangsri yang ada di Dukuh Saliman Sander.

“Jalan ini sangat memudahkan kami, warga desa untuk melakukan kegiatan atau aktivitas lainnya dalam transportasi sehari-hari. Dikarenakan hal ini bisa memudahkan serta mempercepat aktivitas perjalanan. Baik para petani, pedagang serta anak-anak yang mau ke sekolah,” Ujar Kasmuri.

Salah satu tokoh pemuda yang juga ketua karang taruna Desa Siwuluh M. Fahmi Riski, menuturkan jalan poros tersebut merupakan akses jalan yang sangat vital bagi warga di kedua desa yang ada di Kecamatan Bulakamba Brebes. Karena merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Siwuluh dan Desa Bangsri yang ada di pedukuhan sander saliman dan Banjar Melati. Tingkat mobilisasi masyarakat sangat tinggi dalam penggunaan jalan tersebut. Dimana sebelum diperbaiki banyak warga yang memilih memutar balik dengan lewat di Jalan Pantura, yang tentunya lebih lama tapi aman tanpa harus memikirkan resiko jatuh.

BACA JUGA :  Ini Surat Terbuka Guberbur Ganjar Pranowo Luruskan Perkembangan Semen Rembang

“Sebelum diperbaiki banyak warga yang memilih lewat Jalan Pantura kalo mau ke Sander Saliman, atau sebaliknya. Mereka lebih memilih putar balik karena lewat jalan ini kalau sangat terpaksa, selain takut jatuh tentunya resiko bagi yang membawa barang atau muatan,” Ungkapnya.

M. Fahmi Riski menambahkan, warga kini sudah bisa menikmati jalan tersebut tanpa adanya resiko dibandingkan dengan keadaan jalan yang dulu. Untuk itu masyarakat sangat bersyukur, jalan yang dulunya terlihat seperti kolam lumpur sekarang sudah sangat bagus dan enak untuk dilaluinya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Brebes dan juga Pemprov Jateng yang telah mendengarkan aspira masyarakat dalam memperbaiki jalan Poros ini,” Kata Fahmi lebih lanjut.

Selanjutnya, Kades Siwuluh Jauhari Saat ditemui di rumahnya, Jumat (1/1/2021), nembenarkan bahwa jalan poros di desanya kini sudah di perbaiki dan sudah bisa di nikmati diakhir tahun 2020. Karena untuk perbaikan sendiri selesai bulan Desember.

Jauhari sendiri tidak tahu persis sumber dana perbaikan ini apakah dari APBD Kabupaten Brebes atau dari APBD Provinsi Jateng, karena sebelum adanya pandemi covid dia sudah mengusulkan di Musrencam sampai 3 Milyar. Bahkan Jauhari juga sudah mengajukan perbaikan jalan poros tersebut sampai ke Bupati Brebes, DPRD dan dinas terkait, hingga sampai viral ke Gubernur Ganjar Pronowo ketika kunjungan ke Brebes.

BACA JUGA :  Gunung Merapi Kembali Mengeluarkan Asap Tebal, Dan muncul Kolom Abu Setinggi 6.000 meter

“Alhamdulillah sekian tahun tak terurus kini jalan poros Desa Siwuluh sudah diperbaiki, selaku Kades mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati beserta jajarannya yang sudah merealisasi aspirasi kami, termasuk juga ke Pak Ganjar. Karena saya juga tidak tahu anggaran perbaikan jalan ini dari Kabupaten Brebes atau Provinsi,” ucap Jauhari.

Jauhari juga berharap selain perbaikan ke depan ada penerangan jalan umum di jalan poros ini, tentunya untuk keamanan di malam hari agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di ingin kan.

“Mudah-mudahan setelah adanya perbaikan, nanti ada anggaran penerangan jalan, Supaya tidak terjadi kejahatan. Kekhawatiran ini juga sudah disampaikan beberapa warga yang ingin ada penerangan dijalan poros tersebut,” Pungkasnya. (Jun/Don/Mediakita.co).