Natalius Pigai Sebut Pembangunan Smelter Tembaga Freeport di Jatim Tidak Adil, Netizen : Saat Smelternya di Spanyol dan Jepang Anda Tidur

JAKARTA, mediakita.co-Natalius Pigai menyebut pembangunan smelter tembaga PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur, tidak adil bagi Papua.

Dengan pembangunan itu, melalui akun Twitter pribadinya @NataliusPigai2, mantan komisioner Komnas HAM ini juga mepertanyakan Papua dapat apa.

“Ini tidak Adil bagi Papua. Papua dapat apa?. Semua yang baik akan terlihat, yang buruk juga akan ketahuan. Saya bukan orang Jahat, Saya pembela kemanusiaan & keadialan!,” kata Natalius Pigai, dalam akun pribadinya @NataliusPigai2, Rabu (13/210/2021).

Menanggapi pernyataan itu, Yudi, melalui akun @yudhi_s99 kemudian menyanggah dengan sindiran. Menurut Yudi, lebih adil jaman Orde Baru dimana freeport dikuasai Amerika.

ajibpol

“Lebih adil jaman pak harto ya om, di kuasai sepenuh nya oleh amerika. semua rakyat indonesia tidak merasakan hasil nya. Itu baru adil,” kata Yudhi @yudhi_s99.

DJrg Rajagukguk melalui akun @RajagukgukDjrg mempertanyakan Pigai yang dianggap protes saat Smelter dibangun di Jawa Timur. Sementara, ketika saham Indonesia hanya 2 – 9% dan Smelternya berada di Spanyol dan Jepang tidak memprotesnya. Padahal, Jawa Timur adalah bagian dari NKRI.

BACA JUGA :  TMMD Sengkuyung Bangun Jalan Desa Pener-Penggarit

“Pace @NataliusPigai2, Jawa Timur itu bagian dari NKRI tapi anda protes saat Smelter dibangun. Ketika Indonesia hanya mendapat 2 – 9% saham PT. FI dan Smelternya ada di Spanyol dan Jepang tetapi anda diam dan tidur nyenyak, kenapa ???,” tanya DJrg Rajagukguk, dengan akun @RajagukgukDjrg mempertanyakan.

“@NataliusPigai2, Pembela kemanusiaan dan keadilan bagi yg bayar ia.. pantas bisa hidup mewah dan isap cerutu cuba.. Dah basi ocehan’mu bro,” sindir [email protected], dalam kolom komentar dengan @TiurSib

 

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik smelter PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur.

BACA JUGA :  Terkuak: ICW Teriak Bela Novel Baswedan, Ternyata Periuk Nasinya Terancam Hilang?

Disebutkan, smelter tembaga PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, Jawa Timur, ini akan menjadi yang terbesar di dunia.

“Smelter yang akan dibangun dengan desain single line ini terbesar di dunia,” kata Jokowi, Selasa (12/10).

Pembangunan smelter itu menurut Presiden, merupakan potensi yang harus dimanfaatkan demi meningkatkan kemakmuran rakyat.  Sebuah hilirisasi agar tercipta nilai tambah tinggi pada produk turunan tembaga.

Jokowi menegaskan, selama ini nilai tambah tembaga masih dinikmati oleh Jepang hingga Spanyol. Untuk itu, hilirisasi tembaga ini ditujukan untuk dinikmati Bangsa Indonesia sendiri.

“Jangan sampai kita memiliki tambang, memiliki konsentrat, smelternya, hilirisasinya ada di neagra lain,” tandasnya.