PEMALANG, mediakita.co- Kunjungan Menteri Hadi Tjahjanto, tinggalkan pesan mendalam. Utamanya pada penyelesaian konflik lahan yang terjadi di Pemalang akan diselesaikan secara adil, Kamis (23/6/2022).
Saat mediakita.co mewawancarai Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, menyatakan akan segera diselesaikan.
“Tentunya atas petunjuk pak menteri, kami pihak pemerintah daerah diberikan wewenang untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Kedua pihak juga bersepakat menyelesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya.
Diketahui, tanah yang menjadi objek sengketa merupakan tanah negara. Sempat dikelola PT Kencana Sikasur lewat skema HGU (Hak Guna Usaha).
Luasan lahan sendiri mencapai 82 hektar. Berlokasi di Sodong, Kecamatan Belik.
Sementara itu, Kepala Desa Sikasur, Kusin, menuturkan, pihaknya ingin segera ada titik temu diantara kedua belah pihak. Ia pun sempat bertemu dengan pentolan dua kelompok masyarakat yang terlibat konflik lahan ini.
“Kalo kami pihak desa ingin segera permasalahan ini cepat selesai, semoga dengan kedatangan menteri kesini membawa dampak positif. Sebelumnya saya juga telah berbicara empat mata pada masing-masing pihak yang bersinggungan, pada intinya persoalan ini kami serahkan pada bupati untuk mengambil keputusan,” tuturnya.
Kelompok tani ‘Bakti Mandiri’ yang menaungi para penggarap lahan, ingin sepenuhnya menguasai lahan. Kemudian, disisi lain, kelompok ‘PPS (Pecinta Petani Sodong)’ berharap lahan tersebut dikembalikan pada negara dan sebagian lahan dijadikan aset desa.
Adanya konflik lahan ini pun berimbas pada pemekaran desa. Semula wilayah Sodong akan menjadi desa mandiri, akan tetapi proses ini menjadi terhambat.
Oleh: Arief Syaefudin