Polres Pemalang Gelar Apel Pasukan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1437 H 2016
polres pemalang gelar apel persiapan pengamanan hari raya idul fitri 2016

PEMALANG, mediakita.co – Polres Pemalang pada Kamis (30/6) kemarin menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1437 H Tahun 2016 di halaman Mapolres Pemlang.

Apel diikuti oleh seluruh personil yang terlibat Operasi, antara lain dari Polres, Kodim 0711, Dishub, Satpol PP, Senkom, ORARI / RAPI, Damkar, Dinkes dan Linmas. Dihadiri oleh Bupati Pemalang H. Junaidi, S.H. M.M beserta unsur Forpimda Kabupaten Pemalang, Wakapolres Kompol Muh Samdani, S.H beserta seluruh kepala Staf Polres dan Kapolsek Jajaran, Kadishubkominfo, Kadis Parbud, Kasatpol PP, Ka DPU, Kakankesbangpolinmas, Ka PMI, Ka Desan Saka Bhayangkara, Ka Orari / Rapi, Ka Set KA Pemalang, Comal dan Petarukan, Ka Terminal Induk, Ka MUI dan Ka FKUB Pemalang.

Apel gelar pasukan yang dilaksanakan serentak di seluruh polda dan polres ini bertujuan untuk mengecek kesiapan akhir personel beserta kelengkapannya, baik dari polri maupun unsur terkait serta segenap potensi masyarakat yang terlibat dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri yang saat ini dikenal dengan sandi “Ramadniya” (Ramadhan dan Hari Raya) dulu Ops Ketupat.

BACA JUGA :  Patroli Dini Hari Sambangi Pos Kamling

Tujuan dari Ops Ramadniya ini menurut Kapolri yang disampaikan oleh Wakapolres Pemalang, Kompol Muh Samdani, S.H, Terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan perayaan hari raya idul fitri 1437 H, baik pada saat beribadah puasa, sholat Tarawih, Sholat Idul Fitri, berwisata maupun berbagai aktivitas lainnya.

Selain itu, Terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat yang bepergian, dengan menggunakan beragam moda transportasi dan terjamin keamanan serta kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok dan BBM sehingga tidak menimbulkan keresahan dan kekhawatiran masyarakat terhadap harga maupun ketersediannya.

Masih dikatakannya, Terwujudnya keamanan dalam aktivitas embarkasi dan debarkasi di pelabuhan/terminal darat, laut maupun udara untuk menjamin ekselamatan dpenumpang dan barang selama perjalanan. Terbangunnya kesiap-siagaan sistem tanggap darurat, melalui koordinasi sinergitas lintas sektoral dan segenap komponen masyarakat dalam menghadapi situasi darurat yang datang secara tiba-tiba seperti bencana alam dan bentuk-bentuk keadaan darurat lainnya, serta Termonitor dan terdatanya semua kejadian dengan tepat, cermat dan akurat sehingga dapat dijadikan bahan dalam pelaksanaan analisa dan evaluasi demi perbaikan maupun penyempurnaan perencanaan serta pelaksanaan operasi yang akan datang.

BACA JUGA :  Dampak Pandemi Covid 19, Penghasilan Asli Daerah Kabupaten Tegal Menurun 3 Persen, Ini Penjelasanya.

 

Redaksi : mediakita.co