Wujudkan Ketahanan Pangan Di Tengah Pandemi, Pemuda ini Berbagi Cara Budikdamber

PEMALANG, mediakita.co – Demi mewujudkan ketahanan pangan masyarakat di tengah masih berlangsungnya pandemi Covid-19, seorang aktivis Pemuda asal Pemalang bernama Jonatan Yuda melatih Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk membudidayaksn ikan dalam ember (Budikdamber). Pelatihan itu berlangsung di Rumah seorang bernama Ibu Widya di Desa Sikentung Petarukan Pemalang, Minggu (14/3/2021).

Jonatan Yuda dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka ketahanan pangan, supaya pangan masyarakat tetap berkecukupan di tengah pandemi Covid-19.

Ia juga menyampaikan bahwa apa yang dilakukan di rumah Ibu Widya tersebut sebagai percontohan dan berharap dapat dikembangkan oleh keluarga-keluarga yang lain.

“Pelatihan ini sebagai percontohan dan diharapkan dapat dikembangkan di tingkat kelurahan dan RT/RW. Sedapat mungkin tiap rumah mempunya dua budikdamber,” ungkap Yudha

Menurut Yuda, dengan langkah ini akan mengurangi pengeluaran belanja karena kebutuhan sayur dan ikan dapat terpenuhi dari rumah saja. Ia pula mengungkapkan bahwa hal ini sangat mungkin dilakukan sehubungan dengan banyak waktu yang digunakan bekerja dari rumah.

BACA JUGA :  Jelang Musda, Muhammad Bobby Dewantara, Mengemuka Jadi Calon Tunggal Ketua KNPI Pemalang

“Saat ini banyak yang Work from Home (WFH), sehingga kesibukan di rumah dapat dilakukan bersamaan dengan budikdamber. Hal ini dapat menjadi kegiatan positif bagi ibu, suami isteri, dan anak. Dengan budikdamber tanaman seperti kangkung, sudah dapat dipanen saat usia 14 hari dan ikan dipanen setelah 2,5 bulan,” jelas Yuda.

Lebih Lanjut, Yuda menambahkan kegiatan ini untuk menyiasati lahan sempit daerah perkotaan yang tidak memiliki lahan yang luas untuk bercocok tanam. Dengan lahan paving pun tidak masalah jika dimanfaatkan untuk budikdamber.

“Tanaman yang dapat diaplikasikan seperti kangkung, bayam, gingseng jawa, dan tomat. Untuk ikan yang dibudidayakan yakni ikan lele, nila, dan gurami. Semoga pelatihan ini dapat dikembangkan di rumah-rumah,” pungkas Yuda. (Tgh/mediakita.co)