PEMALANG, mediakita.co- Usai diresmikan sebagai stasiun aktif, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ingin Stasiun Comal lebih banyak disinggahi kereta api (KA), Selasa (28/4/2026).
Pihaknya berharap Stasiun Comal dapat menjadi titik naik dan turun KA jarak jauh, dengan tujuan berbagai kota besar di Pulau Jawa.
“Harapannya tentu traffic—nya bisa bertambah. Dari Comal ini kita bisa ke Jakarta, Bandung, Surabaya ataupun kota-kota besar lainnya yang ada akses kereta api,” ujar bupati.
Menurut bupati, dengan semakin bertambahnya relasi KA di Stasiun Comal, maka akan mempermudah akses masyarakat.
“Tentu ya, akses semakin mudah, konektivitas antarwilayah terbuka dan dengan kereta api bisa memangkas waktu tempuh perjalanan,” tuturnya.
Sementara itu, Johan Adi Saputra, Manajer Angkutan Penumpang PT KAI Daop 4 Semarang, menjelaskan, akan menindaklanjuti usulan tersebut (memperbanyak relasi di Stasiun Comal).
“Tentu ya, ini usul yang bagus. Kami selaku operator tentunya ingin memperluas jangkauan kami ke masyarakat,” ungkapnya.
Apalagi animo masyarakat yang menggunakan layanan KA dari Stasiun Comal tergolong tinggi.
“Di hari pertama saja, ada sekitar 70-an penumpang. Ini angka yang bagus untuk stasiun yang baru dibuka operasionalnya,” bebernya.
Sehingga penambahan relasi KA jarak jauh yang berangkat dan tiba di Stasiun Comal bisa dilakukan.
Sampai saat ini, Stasiun Comal baru melayani KA Aglomerasi, yaitu Kaligung, Kamandaka dan Joglosemarkerto.
Oleh: Arief Syaefudin











