Dewan Kesenian Daerah Pemalang Sukses Gelar Musyawarah Perdana, Ini Kata Bupati…
Musyawarah Masyarakat Seni Pemalang

PEMALANG, mediakita.co-Upaya seniman yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Seni Pemalang (FOKSI) untuk membentuk induk organisasi Kesenian di Kabupaten Pemalang, berakhir dengan sukses.  Musyawarah Mayarakat Seni Kabupaten Pemalang (MMSP)  memutuskan membentuk Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Pemalang (DKD Pemalang), Selasa (2/03/2020).

Al Rasyid, Pelukis dan selaku ketua panitia musyawarah ini mengungkapkan, pembentukan DKD ini bermula dari kesadaran para pelaku seni tentang adanya kamandegan perkembangan seni di Pemalang. Menurut mereka, setidaknya selama 8 tahun lembaga kesenian yang ada tidak bekerja dengan baik.

“Keprihatinan kami, masa depan generasi seni selanjutnya bisa layu sebelum berkembang.  Karena lembaga kesenian diurus oleh orang-orang yang tidak berkompeten.  Akhirnya kami mengambil keputusan bersama untuk mengumpulkan pelaku seni lebih banyak lagi dalam bentuk forum komunikasi di medsos yang bisa dipakai untuk menyalurkan pendapat dan unek-unek tentang dunia kesenian di pemalang,” paparnya.

Dari diskusi lewat medsos maupun pertemuan kecil inilah, menurut pelukis yang puluhan tahun  berkarir di Pulau Dewata ini, muncul keinginan untuk membuat lembaga kesenian sendiri. Lembaga yang diurus oleh orang-orang berkompeten di bidang keseniannya masing-masing, dan memiliki kemampuan manajerial, orgasisasi , idealisme serta bermental pejuang.

BACA JUGA :  Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Di Tegal, Siap-siap Kena Denda

“Maka FOKSI mengadakan Musyawarah Masyarakat Seni Pemalang yang pertama di Hotel Winner ini. Dari musyawarah inilah, mengamanatkan dibentuknya lembaga kesenian daerah yang kredibel, dengan AD/ART yang disempurnakan dan pengurus harian. AD/ART yang disempurnakan karena terdapat pasal-pasal tambahan yang bisa menjamin pengurus tidak akan seenaknya mengurus lembaga kesenian yang akan kami bentuk,” harapnya.

Menurutnya, dihidupkannya forum komunikasi ini bermula dari sekedar menampung segala keluh kesah para pelaku seni ini akan menjadi basis kekuatan untuk mengontrol kinerja pengurus lembaga kesenian.

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pelaku seni pemalang yang hadir dan terlibat dalam proses pembentukan DKD. Dalam kesempatan itu, Bupati Mukti Agung Wibowo secara resmi melantik kepengurusan DKD.

Dalam sambutannya Bupati  mengatakan, DKD sebagai mitra pemerintah mempunyai fungsi dan peran untuk melestarikan,mengembangkan dan memelihara kehidupan  kesenian masyarakat sebagai pemikir dan konseptor kebijaksanaan dalam usaha  membina dan mengembangkan kesenian.

“Saya sangat apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Merupakan awal yang baik untuk membangkitkan seni dan budaya melalui kreasi inovasi dan kolaborasi yang terbentuk dari karakter jati diri dari Kabupaten Pemalang,” kata Bupati

BACA JUGA :  Tentang ISIS : 300 Hari Terjebak Di Suriah, Ini Curahan Hati Febri Ke Gubernur Ganjar

Selanjutnya, Bupati juga berharap agar DKD dapat menciptakan ikon-ikon kabupaten Pemalang, termasuk seni batik Pemalang, dan kreasi seni lainnya.

Dalam Musyawarah itu, Suspendi terpilih sebagai ketua DKD. Sekretaris 1 Lukman Alfarisi, Sekretaris 2 dipegang oleh Atik T. Mediharto. Sementara untuk bendahara dipercayakan kepada Agus Irwan, dan Bendahara 2 oleh Kenang.

Selain itu, musyawarah pertama ini juga berhasil merumuskan beberapa hal diantaranya,  tentang mekanisme kendali kegiatan organisasi, sistim administrasi dan penggunaan anggaran, termasuk pelanggaran dan sangsinya.

Penulis : Sugiono/mediakita.co