ajibpol
PEMALANG

Digitalisasi Sekolah Jadi Terobosan Dunia Pendidikan

PEMALANG, mediakita.co- Proses sistem belajar mengajar banyak memanfaatkan teknologi informasi. Digitalisasi sekolah menjadi terobosan dunia pendidikan untuk itu pembelajaran tidak di batasi melalui konvensional melainkan secara digital. Ungkapan tersebut disampaikan Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat saat membuka kegiatan diklat peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran digital, di Gedung PGRI Pemalang. Kamis (20/7/2023).

Menurut dia, proses pembelajaran sudah tidak lagi dibatasi oleh ruang kelas seperti yang terjadi dalam proses pembelajaran konvensional, melainkan sudah dapat dilaksanakan secara virtual atau online.

Dipaparkannya bahwa revolusi dan globalisasi teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, terutama dalam dunia pendidikan sekarang. Hal itu menyebabkan pembauran teknologi informasi kedalam proses belajar mengajar yang wajib dilakukan demi mewujudkan tuntutan kemajuan kurikulum dan perkembangan zaman yang dinamis.

 

Sebelumnya, Plt Bupati Pemalang terlebih dahulu menyampaikan, hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan bahwa indeks literasi digital masyarakat Indonesia (termasuk guru) berada di angka 3,54 dari 5,00 dimana menunjukkan bahwa tingkat literasi digital di Indonesia masih berada dalam kategori “sedang”.

Baca Juga :  Utangnya Ditolak, Bupati Pemalang Berencana Tarik Modal Bank Jateng, Bisakah? Begini Kata OJK

Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Pemalang mengapresiasi langkah PGRI Kabupaten Pemalang dalam penyelenggaraan kegiatan diklat tersebut sebagai salah satu wujud komitmen PGRI dalam mendukung peningkatan kualitas kompetensi guru dalam menyelenggarakan pendidikan dan mendukung kurikulum pembelajaran.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Pemalang, Sus Tafip Priyadi melaporkan selain untuk menekankan digitalisasi kurikulum merdeka, tujuan diklat tersebut adalah untuk mencegah kenakalan siswa dalam penggunaan gadget dan mengarahkan ke arah positif. Ia berharap, para guru dapat memberikan materi pembelajaran melalui digitalisasi.

 

Oleh: Arief Syaefudin

Artikel Lainnya