Duh, Putin Sebut Sanksi Barat Mirip dengan Deklarasi Perang ?

Presiden Rusia Vladimir Putin ( Foto : Reuters )

MOSKWA, mediakita.co – Presiden Vladimir Putin menyebut sanksi Barat terhadap Rusia mirip dengan deklarasi perang. Putin memperingatkan bahwa setiap upaya untuk memberlakukan zona larangan terbang di Ukraina akan menyebabkan resiko bencana bagi dunia, Sabtu (5/03/220).

Putin mengingatkan kembali bahwa tujuannya di Ukraina adalah untuk membela komunitas berbahasa Rusia melalui “demiliterisasi dan de-Nazifikasi” negara itu sehingga menjadi netral. Ukraina dan negara-negara Barat telah menolak itu sebagai dalih tak berdasar untuk melakukan invasi yang Putin luncurkan sejak Kamis (24/3/2022).

Hal itu disampaikan Putin menyusul sejumlah negra barat yang telah memberlakukan berbagai sanksi yang bertujuan untuk mengisolasi Moskow.

“Sanksi yang dikenakan ini mirip dengan deklarasi perang, tetapi syukurlah tidak sampai ke sana,” kata Putin, berbicara kepada sekelompok pramugari wanita di pusat pelatihan Aeroflot dekat Moskwa.

Dikutip dari Reuters, Putin menegaskan setiap upaya oleh kekuatan lain untuk memberlakukan zona larangan terbang di Ukraina akan dianggap oleh Rusia sebagai langkah ke dalam konflik militer. NATO sendiri telah menolak permintaan Ukraina untuk memberlakukan zona larangan terbang, dengan alasan bahwa hal itu akan meningkatkan perang di luar Ukraina.

Bacaan Lainnya

Wajib Militer

Dalam kesempatan yang sama, Putin menyanggah soal isu wajib militer bagi warga Rusia di Ukraina. Ditegaskan Putin, tidak ada wajib militer dalam operasi militer di Ukraina.

“Tidak ada satu wajib militer dan kami tidak berencana untuk itu,” kata Putin.

“Tentara kita akan memenuhi semua tugas. Saya tidak meragukan itu sama sekali. Semuanya berjalan sesuai rencana,” tambahnya.

Putin menepis kekhawatiran bahwa semacam darurat militer atau situasi darurat dapat diumumkan di Rusia. Dia mengatakan tindakan seperti itu hanya dikenakan ketika ada ancaman internal atau eksternal yang signifikan.

“Kami tidak berencana untuk memperkenalkan rezim khusus apa pun di wilayah Rusia, saat ini tidak perlu,” sanggah kata Putin.

Sementara, Pemerintah Putin diketahui telah menekan protes di Rusia terhadap perang.

Pos terkait